Tanda Tangan Trump Akan Hiasi Uang Kertas Dolar AS Mulai Musim Panas Ini
Dalam momen bersejarah, tanda tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan dicantumkan pada uang kertas dolar Amerika mulai musim panas tahun ini. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah AS, tanda tangan seorang presiden yang masih aktif menjabat muncul dalam mata uang negara tersebut.
Departemen Keuangan AS, seperti dilansir Reuters pada Jumat (27/3/2026), menyatakan bahwa kebijakan desain ulang uang kertas ini direncanakan untuk menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan AS, yang jatuh pada 4 Juli mendatang. Dengan perubahan ini, untuk pertama kalinya dalam 165 tahun terakhir, tanda tangan bendahara AS akan hilang dari uang kertas dolar.
Iran Melancarkan Serangan Rudal dan Drone ke Israel dan Fasilitas Militer AS
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah area di Israel serta fasilitas militer yang digunakan pasukan Amerika Serikat di negara-negara Teluk. Serangan ini, seperti dilaporkan AFP pada Jumat (27/3/2026), melibatkan rudal jarak jauh dan jarak menengah, serta drone perusak dan pengintai.
Garda Revolusi Iran menyebut serangan pada Jumat dini hari itu sebagai pembalasan atas gempuran AS dan Israel sejak akhir Februari. Target serangan mencakup aset strategis di Israel dan fasilitas militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain.
AS Pertimbangkan Pengiriman 10.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah
Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengirim hingga 10.000 tentara tambahan ke Timur Tengah, menurut Wall Street Journal pada Jumat (27/3/2026). Langkah ini bertujuan memberi Presiden Trump lebih banyak pilihan militer di kawasan yang dilanda perang sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Pengerahan pasukan ini akan menandai peningkatan signifikan kehadiran militer Washington di wilayah tersebut, meskipun Trump bersikeras bahwa Teheran harus ikut serta dalam pembicaraan damai untuk mengakhiri konflik.
Israel Coret Nama Pejabat Iran dari Daftar Target Serangan
Israel disebut telah mencoret nama Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dari daftar target serangannya. Hal ini terjadi setelah Pakistan mengajukan permintaan kepada Amerika Serikat untuk tidak menargetkan kedua pejabat tinggi Iran tersebut.
Seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya pada Jumat (27/3/2026), Pakistan, yang kini menjadi mediator untuk Washington dan Teheran, mengungkapkan bahwa jika kedua pejabat itu dieliminasi, tidak akan ada lagi yang bisa diajak berunding. AS kemudian meminta Israel untuk mundur dari rencana serangan tersebut.
Iran Izinkan Kapal Malaysia Lewati Selat Hormuz
Otoritas Iran telah mengizinkan kapal-kapal tanker Malaysia melewati Selat Hormuz. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berterima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas keputusan ini, yang tercapai setelah pembicaraan dengan para pemimpin Iran, Turki, dan pemimpin regional lainnya.
Anwar, dalam siaran televisi nasional Malaysia, menyatakan bahwa ia telah berbicara dengan Pezeshkian serta para pemimpin Mesir dan Turki untuk memastikan kelancaran lalu lintas kapal di wilayah Teluk.
Berita-berita internasional ini mencerminkan dinamika politik dan militer global yang terus berkembang, dengan fokus pada hubungan AS-Iran-Israel serta kebijakan dalam negeri Amerika Serikat.



