Swiss Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Penandatanganan Damai AS-Iran
Swiss Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Damai AS-Iran

Swiss menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah penandatanganan perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Negeri Alpen tersebut memuji peran Pakistan dalam memfasilitasi proses diplomasi yang membuahkan hasil positif.

Swiss Tawarkan Jenewa Sebagai Lokasi Penandatanganan

Dilansir dari AFP dan Anadolu Agency pada Sabtu (13/6/2026), Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Swiss, Ignazio Cassis. Keduanya membahas perkembangan regional dan menyambut baik kemajuan menuju kesepakatan antara AS dan Iran, sebagaimana dinyatakan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Kementerian Luar Negeri Swiss dalam pesan singkatnya kepada AFP menegaskan, "Swiss sepenuhnya terlibat. Kami menjalin kontak erat dengan Amerika Serikat dan Iran."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peran Aktif Swiss dalam Proses Damai

Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan bahwa pihaknya memainkan peran aktif "untuk mendukung upaya menuju Nota Kesepahaman yang dimaksudkan untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata dan membuka jalan bagi de-eskalasi dalam konteks konflik antara Iran dan AS". Lebih lanjut, kementerian tersebut mengungkapkan bahwa Swiss "telah mengusulkan Swiss sebagai tempat untuk kemungkinan penandatanganan, jika para pihak menyetujuinya".

Persiapan Menuju Penandatanganan

Pada Kamis (11/6), empat pesawat angkut C-17 Angkatan Udara AS dilaporkan telah berangkat ke Eropa dengan membawa peralatan untuk mendukung kemungkinan kunjungan Wakil Presiden JD Vance ke Jenewa. Kunjungan ini direncanakan dalam rangka penandatanganan perjanjian prospektif antara AS dan Iran, seperti yang dilaporkan oleh Axios.

Persiapan tersebut mengikuti pernyataan Presiden Donald Trump bahwa Washington dan Teheran telah mencapai "kesepakatan besar" dan dapat menandatangani perjanjian tersebut paling cepat akhir pekan ini.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, juga telah mengonfirmasi bahwa kedua pihak telah menyepakati "draf akhir" dari kemungkinan kesepakatan dan bahwa "langkah selanjutnya" sedang diselesaikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga