Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump menjadi sorotan dalam kunjungan ke Beijing. Barang-barang yang dibagikan pejabat China kepada rombongan Trump dilaporkan dibuang sebelum meninggalkan China dengan Air Force One.
Barang Dibuang Sebelum Terbang
Dilansir The Daily Express, Sabtu (16/5/2026), staf delegasi AS mengambil semua barang dari pejabat China yang diberikan kepada kelompok pers dan membuangnya. Menurut Emily Goodin dari New York Post, barang tersebut termasuk kartu identitas, telepon sekali pakai, dan lencana delegasi.
Taiwan Tegaskan Kemerdekaan
Pemerintah Taiwan menegaskan diri sebagai negara merdeka, beberapa jam setelah Trump memperingatkan agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan. Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa Taiwan adalah negara demokratis yang berdaulat dan tidak tunduk pada China. Penjualan senjata AS disebut sebagai bagian dari komitmen keamanan.
Boeing Benarkan China Beli 200 Pesawat
Boeing mengonfirmasi komitmen China untuk membeli 200 pesawat, seperti diumumkan Trump selama kunjungannya. CEO Kelly Ortberg yang ikut delegasi AS mengatakan ini membuka kembali pasar China. Boeing berterima kasih kepada pemerintahan Trump atas tonggak sejarah ini.
AS Batal Kirim 4.000 Tentara ke Polandia
AS membatalkan pengerahan 4.000 tentara ke Polandia seiring penarikan pasukan dari Jerman. Jenderal Christopher LaNeve mengatakan instruksi pengurangan pasukan telah diterima, dan brigade lapis baja ke-2 tidak akan dikerahkan.
Kepala Militer Hamas Tewas
Militer Israel mengonfirmasi Ezzedine Al-Haddad, kepala sayap militer Hamas, tewas dalam serangan udara di Gaza pada Jumat (15/5). Dua pejabat Hamas membenarkan kematian Haddad akibat serangan terhadap apartemen dan kendaraan sipil.



