Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Momen spontan terjadi ketika Lukashenko memberikan pulpen kepada Prabowo setelah menandatangani buku tamu, membuat Prabowo terlihat kaget.
Momen Kejutan Usai Penandatanganan Buku Tamu
Setelah upacara penyambutan kenegaraan, Presiden Lukashenko menandatangani buku tamu di ruang kredensial. Tanpa diduga, ia lalu memberikan pulpen yang digunakannya kepada Prabowo. Prabowo sempat terlihat sedikit kaget, tersenyum, lalu memasukkan pulpen tersebut ke dalam jasnya. Pulpen itu tampak berwarna emas dengan garis hitam, meskipun bentuknya tidak terlihat jelas.
Pertemuan Bilateral dan Delegasi
Setelah momen tersebut, keduanya berjabat tangan dan melanjutkan pertemuan tete-a-tete, yang kemudian diikuti dengan pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara. Delegasi Indonesia yang mendampingi Prabowo antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani. Selain itu, Menbud Fadli Zon, Mentan Amran Sulaiman, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah, juga turut dalam delegasi.
Kunjungan Balasan ke Indonesia
Kunjungan Lukashenko ke Indonesia merupakan kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke Belarus pada 15 Juli 2025. Ini juga menjadi kunjungan kedua Lukashenko ke Indonesia setelah tahun 2013. Selama kunjungan, Presiden Belarus menginap di Istana Negara.



