Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri dan Apresiasi Dukungan

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Seyed Abbas Araghchi, secara resmi mengucapkan selamat hari raya Idulfitri kepada umat Muslim di seluruh dunia. Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui akun media sosial X, Araghchi juga menyampaikan penghargaan mendalam atas dukungan solidaritas dari negara-negara Asia Tenggara, dengan menyebut secara khusus Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Apresiasi untuk Kecaman atas Agresi

"Selamat Hari Raya Idulfitri. Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei, yang telah mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Muslim Iran di bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas," tulis Araghchi dalam unggahannya yang dilihat pada Minggu, 22 Maret 2026.

Menurut Araghchi, dukungan dari masyarakat internasional, khususnya yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, memiliki makna yang sangat penting bagi rakyat Iran. Apresiasi ini disampaikan dalam konteks perang yang sedang dihadapi Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, yang telah berlangsung sejak serangan gabungan pada 28 Februari 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perayaan Idulfitri di Tengah Situasi Perang

Iran merayakan hari kemenangan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026, di tengah situasi konflik yang terus berlanjut. Ribuan umat Muslim tetap melaksanakan salat Idulfitri meskipun berada dalam kondisi yang penuh risiko. Perayaan ini menandai berakhirnya bulan suci Ramadan, meskipun dilaksanakan sehari setelah sebagian besar negara Muslim lainnya.

Menurut laporan AFP, kerumunan jemaah berkumpul saat fajar di Masjid Agung Imam Khomeini yang terletak di pusat kota Teheran. Karena keterbatasan ruang di dalam masjid, banyak jamaah terpaksa melaksanakan salat di area luar bangunan. Televisi pemerintah Iran menayangkan gambar-gambar area yang ramai di sekitar masjid, menunjukkan partisipasi masyarakat meskipun ancaman serangan masih membayangi.

Siaran Salat Id di Berbagai Kota

Televisi Iran juga menayangkan langsung pelaksanaan salat Idulfitri di berbagai kota lainnya di seluruh penjuru negara. Siaran tersebut mencakup kota Arak di bagian tengah Iran, Zahedan di wilayah tenggara, serta kota Abadan yang terletak di bagian barat negara tersebut. Siaran ini menjadi bukti bahwa perayaan keagamaan tetap berlangsung di tengah situasi konflik yang melanda negara.

Sebagai informasi penting, Ibu Kota Iran, Teheran, masih terus mengalami pembombardiran hingga saat perayaan Idulfitri berlangsung. Iran telah hampir setiap hari dibombardir sejak dimulainya perang, yang telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi, termasuk pemimpin tertinggi republik Islam tersebut. Situasi ini menjadikan perayaan Idulfitri tahun 2026 sebagai momen yang penuh makna sekaligus mengharukan bagi rakyat Iran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga