Presiden Prancis Dukung Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut baik kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja dicapai. Dalam pernyataannya, Macron menekankan pentingnya implementasi perjanjian tersebut secara cepat dan penuh oleh semua pihak yang terlibat.
"Saya menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran, hasil dari upaya diplomatik yang melibatkan beberapa mitra. Saya menyerukan implementasi yang cepat dan penuh oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik," ujar Macron melalui unggahan di media sosial, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (15/6/2026).
Selat Hormuz Harus Dibuka Tanpa Syarat
Macron secara khusus menyoroti pentingnya pembukaan kembali Selat Hormuz. Menurutnya, perjanjian damai ini harus segera diikuti dengan pembukaan selat tersebut tanpa syarat apa pun.
"Perjanjian ini harus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara mendesak dan tanpa syarat, yang siap didukung oleh misi internasional yang dibentuk bersama Inggris. Sumber daya sudah tersedia dan siap dikerahkan," tegas Macron.
Ia menambahkan bahwa kelancaran lalu lintas maritim di Selat Hormuz sangat vital bagi stabilitas ekonomi global. "Pembukaan kembali lalu lintas maritim, tanpa batasan atau pungutan, sangat penting untuk stabilitas regional dan ekonomi global," jelasnya.
Dukungan dari PBB
Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyambut positif kesepakatan ini. Sekjen PBB Antonio Guterres, melalui juru bicaranya Stephane Dujarric, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut merupakan momentum untuk mengakhiri konflik.
"Sekretaris Jenderal berharap bahwa pihak-pihak terkait akan memanfaatkan momentum baru ini dan melipatgandakan upaya mereka menuju penyelesaian akhir konflik," kata Guterres dalam pernyataan yang dikutip dari AFP.
Trump Umumkan Akhir Blokade
Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa blokade militer di Selat Hormutz telah berakhir. Dalam pernyataannya, Trump mengizinkan pembukaan selat tersebut tanpa biaya tol dan mencabut blokade Angkatan Laut AS.
"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Trump di media sosialnya, seperti dilaporkan CNN. "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!" tambahnya.
Pengumuman Trump muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa Iran dan AS telah sepakat berdamai. Trump membenarkan kabar tersebut dan menyatakan semua dokumen perjanjian telah disepakati. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" ujar Trump.
Kedua negara dijadwalkan menandatangani perjanjian damai pada 19 Juni mendatang. Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri konflik berkepanjangan antara AS dan Iran.



