Iran Izinkan Kapal Malaysia-Filipina Lewat Hormuz, Kapal Indonesia Masih Tertahan
Kapal Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz

Iran Mulai Berikan Akses Aman di Selat Hormuz untuk Kapal Asing Tertentu

Pemerintah Iran mulai memberikan lampu hijau kepada sejumlah kapal asing untuk melintasi Selat Hormuz dengan aman, meskipun konflik di kawasan itu masih berlangsung. Langkah ini menandai perkembangan baru dalam situasi yang telah memicu ketegangan global.

Kapal Malaysia dan Filipina Dapat Izin Melintas Tanpa Biaya

Beberapa kapal yang telah diizinkan untuk melintas termasuk yang berbendera Malaysia dan Filipina. Pejabat dari kedua negara tersebut bahkan telah memastikan bahwa kapal-kapal mereka dapat melewati jalur strategis ini tanpa dikenai apa yang disebut sebagai "biaya tol". Ini menunjukkan upaya Iran untuk menormalisasi lalu lintas maritim di selat yang vital bagi pasokan energi dunia.

Kapal Indonesia Masih Tertahan, Pemerintah Terus Berkoordinasi

Namun, hingga hari Jumat tanggal 3 April 2026, belum ada kabar terbaru terkait dua kapal Indonesia yang masih tertahan di jalur energi global tersebut. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pihak Indonesia, mengingat pentingnya Selat Hormuz bagi perdagangan dan keamanan maritim.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, telah menyampaikan bahwa pihaknya masih aktif berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pelintasan kapal Indonesia dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa hambatan lebih lanjut.

Koordinasi ini mencakup upaya diplomatik dan negosiasi untuk mengamankan kepentingan nasional Indonesia di tengah dinamika konflik yang kompleks. Pemerintah berharap dapat segera menemukan solusi yang menguntungkan bagi semua pihak terkait.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga