Israel Balas Serangan Iran: 12 Tewas di Teheran dalam Konflik yang Memanas
Israel Balas Serangan Iran: 12 Tewas di Teheran

Israel Balas Serangan Iran: 12 Tewas di Teheran dalam Konflik yang Memanas

Israel telah melancarkan serangan balasan ke ibu kota Iran, Teheran, yang mengakibatkan sedikitnya 12 orang tewas dan 28 lainnya luka-luka. Serangan ini merupakan respons atas serangan rudal Iran yang sebelumnya menargetkan wilayah dekat Tel Aviv, Israel, hingga melukai 12 orang.

Korban Jiwa dan Luka-luka di Varamin

Menurut laporan dari Kantor Berita Fars Iran, yang dikutip oleh AFP dan Al-Jazeera pada Rabu (25/3/2026), serangan tersebut terjadi di daerah pemukiman Varamin di selatan Teheran. Pihak Iran menyatakan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa "sedikitnya 12 orang tewas dan 28 lainnya luka-luka dalam serangan musuh" di wilayah tersebut. Kejadian ini menambah daftar korban dalam konflik yang telah berlangsung antara kedua negara.

Konfirmasi dari Militer Israel

Sementara itu, militer Israel secara resmi mengonfirmasi serangan tersebut melalui saluran Telegram resmi mereka. Mereka menyatakan bahwa Israel Defense Forces (IDF) telah memulai gelombang serangan yang menargetkan infrastruktur rezim teror Iran di seluruh Teheran. Serangan ini dilancarkan tak lama setelah Israel mengumumkan bahwa Iran telah menembakkan rentetan rudal ke arah wilayahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Konflik antara AS-Israel dan Iran telah menyebabkan korban jiwa yang signifikan. Sejak dimulainya perang ini, sedikitnya 1.500 orang telah tewas, dan lebih dari 18.550 lainnya luka-luka, menunjukkan skala dampak humaniter yang luas di kawasan Timur Tengah.

Latar Belakang Serangan Iran ke Israel

Sebelum serangan balasan Israel, Iran dilaporkan meluncurkan rudal ke Kota Bnei Brak, yang terletak dekat Tel Aviv, Israel. Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan bahwa setidaknya 12 orang terluka di pusat negara itu akibat ledakan rudal Iran tersebut.

MDA memberikan pertolongan pertama kepada sembilan korban di Bnei Brak sebelum membawa mereka ke rumah sakit di daerah tersebut. Korban luka termasuk:

  • Seorang pria berusia 23 tahun dalam kondisi sedang dengan luka akibat pecahan peluru di perut dan kepala.
  • Delapan orang dalam kondisi ringan, termasuk enam anak-anak.

Selain itu, tiga orang juga terluka di Givat Shmuel terdekat, menambah jumlah korban dari serangan awal Iran. Insiden ini memperburuk ketegangan yang sudah tinggi antara kedua negara, dengan potensi eskalasi lebih lanjut yang mengkhawatirkan bagi stabilitas regional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga