Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Sebagai Pemimpin Tertinggi Baru Gantikan Ayahnya
Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Baru

Iran Umumkan Suksesi Kepemimpinan: Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya

Dunia politik internasional menyaksikan peristiwa bersejarah dari Iran pada Senin, 9 Maret 2026. Majelis Pakar Iran secara resmi telah menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin tertinggi ketiga Republik Islam Iran. Penunjukan ini menandai suksesi kepemimpinan yang signifikan, di mana Mojtaba yang berusia 56 tahun akan menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang telah memegang posisi tersebut selama beberapa dekade.

Wewenang Luas dan Pengaruh Politik

Jabatan Pemimpin Tertinggi Iran memberikan wewenang yang sangat luas kepada Mojtaba Khamenei, termasuk hak untuk menentukan keputusan final dalam semua urusan negara. Sebagai seorang ulama yang berpengaruh di kalangan kelas menengah Iran, Mojtaba dikenal memiliki pandangan yang tegas terhadap kelompok-kelompok reformis yang berorientasi Barat. Hubungan dekatnya dengan ulama senior dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)—yang mendominasi sektor keamanan dan ekonomi Iran—diperkirakan akan memberikan dampak besar terhadap seluruh lembaga politik dan keamanan negara dalam periode kepemimpinannya yang baru.

Berita Dunia Lainnya: Dari Nepal hingga Pencarian MH370

Sementara Iran mengalami transisi kepemimpinan, perkembangan penting juga terjadi di berbagai belahan dunia:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kemenangan Telak Rapper-Politisi di Nepal

Di Nepal, Balen Shah—seorang rapper yang beralih menjadi politisi—berhasil meraih kemenangan telak atas mantan Perdana Menteri KP Sharma Oli dalam pemilihan umum. Partai Rastriya Swatantra (RSP) yang dipimpin Shah juga diprediksi akan memenangkan sebagian besar kursi parlemen. Mantan walikota Kathmandu berusia 35 tahun ini semakin populer selama pemberontakan yang dipimpin kaum muda tahun lalu, yang berhasil memaksa pemerintah mengundurkan diri. Penghitungan suara akhir menunjukkan Shah memperoleh 68.348 suara, lebih dari tiga kali lipat perolehan Oli yang hanya 18.734 suara.

Mercedes Dominasi Grand Prix F1 Australia

Dalam dunia olahraga otomotif, Mercedes memulai musim Formula 1 dengan sempurna melalui kemenangan George Russell di Grand Prix Australia. Russell berhasil melewati pertarungan sengit di awal balapan untuk merebut posisi terdepan dan menang, mengungguli rekan setimnya Kimi Antonelli. Sayangnya, favorit penonton tuan rumah Oscar Piastri mengalami kecelakaan saat lap menuju grid, 30 menit sebelum balapan dimulai, menghancurkan harapan ribuan penonton di sirkuit Albert Park.

Keluarga Penumpang MH370 Desak Pencarian Lanjutan

Di tengah peringatan 12 tahun hilangnya Malaysia Airlines Penerbangan MH370, keluarga penumpang mendesak pemerintah Malaysia untuk memperpanjang kontrak dengan perusahaan eksplorasi laut dalam Ocean Infinity. Pesawat Boeing 777 yang mengangkut 239 orang tersebut hilang pada 8 Maret 2014 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing. Meskipun berbagai operasi pencarian telah dilakukan di Samudra Hindia bagian selatan, tidak satu pun yang berhasil menemukan puing-puing pesawat. Pada Maret tahun lalu, Malaysia menyetujui prinsip "tidak ditemukan, tidak ada biaya" dengan Ocean Infinity, di mana perusahaan hanya akan dibayar $70 juta jika berhasil menemukan reruntuhan pesawat.

Perkembangan-perkembangan ini menunjukkan dinamika politik, olahraga, dan kemanusiaan yang terus bergerak di panggung global, dengan Iran memulai babak baru kepemimpinan yang akan mempengaruhi tidak hanya politik domestik tetapi juga hubungan internasional di kawasan Timur Tengah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga