Iran Siap Tutup Selat Hormuz, Respons Serangan Gabungan Israel dan AS
Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas pasca serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Iran kini mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi arteri vital bagi pengiriman minyak dan gas dunia.
Peringatan Resmi dari Garda Revolusi Iran
Badan keamanan Iran, Garda Revolusi, telah mengeluarkan pernyataan resmi melalui kantor berita Tasnim yang dilansir AFP. Mereka menyatakan bahwa kondisi keamanan di sekitar Selat Hormuz saat ini tidak memungkinkan untuk dilintasi oleh kapal-kapal komersial.
"Garda Revolusi Iran telah memperingatkan berbagai kapal bahwa karena suasana yang tidak aman di sekitar selat akibat agresi militer oleh AS dan Israel dan tanggapan Iran, saat ini tidak aman untuk melewati selat tersebut," bunyi pernyataan resmi tersebut.
Implikasi Penutupan Jalur Vital
Pernyataan tambahan dari Garda Revolusi Iran menegaskan bahwa penghentian lalu lintas kapal dan tanker melalui Selat Hormuz pada dasarnya berarti penutupan jalur tersebut. Langkah ini akan berdampak signifikan terhadap pasar energi global mengingat sekitar sepertiga minyak dunia yang diperdagangkan melalui laut melewati selat sempit ini.
Kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz telah menerima pengumuman langsung dari Iran melalui siaran radio, sebagaimana dilaporkan Gulf News. Mereka diperingatkan secara eksplisit bahwa tidak diizinkan untuk melewati wilayah perairan tersebut.
Posisi Strategis Iran
Letak geografis Iran yang berada di pantai utara Selat Hormuz memberikan pengaruh strategis yang besar. Teheran mengendalikan jalur utama menuju selat tersebut, yang tidak hanya digunakan untuk sebagian besar ekspor minyak Iran sendiri tetapi juga menjadi rute kritis bagi pasokan energi global.
Selat Hormuz yang terletak di Teluk Arab ini menjadi fokus perhatian internasional setelah AS dan Israel melancarkan serangan rudal terhadap Iran pada hari Sabtu. Eskalasi konflik ini mengancam stabilitas pasokan energi dunia dan dapat memicu gejolak ekonomi yang lebih luas.
Ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran merupakan respons langsung terhadap serangan militer yang mereka terima. Langkah ini menunjukkan kesiapan Teheran untuk menggunakan leverage geografisnya sebagai alat tekanan dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
