Iran Ungkap Alasan Pilih Pakistan Sebagai Mediator Perundingan Damai dengan AS
Iran Pilih Pakistan Sebagai Mediator Perundingan Damai dengan AS

Iran Ungkap Alasan Pilih Pakistan Sebagai Mediator Perundingan Damai dengan AS

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan negaranya memilih Pakistan sebagai lokasi dan mediator dalam negosiasi perdamaian dengan pihak Amerika Serikat (AS). Dalam keterangannya, Dubes Boroujerdi menekankan bahwa keputusan ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah Pakistan dalam mendorong terciptanya gencatan senjata di kawasan.

Peran Aktif Pakistan dalam Diplomasi

"Karena kita melihat bahwa Perdana Menteri Pakistan telah melakukan banyak kegiatan, banyak usaha untuk gencatan senjata di wilayah," kata Dubes Boroujerdi di Universitas Paramadina, Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026). Ia menjelaskan bahwa upaya diplomasi yang dilakukan Pakistan dinilai mampu meyakinkan kedua belah pihak untuk duduk bersama di meja perundingan.

"Dari usaha-usaha tersebut, mereka juga berusaha meyakinkan kami serta meyakinkan lawan kami untuk kemudian bernegosiasi di Pakistan," tambahnya. Islamabad telah disepakati sebagai salah satu lokasi untuk perundingan damai di tengah konflik Iran dengan AS dan Israel, dengan Pakistan aktif memainkan peran sebagai mediator antara pihak-pihak yang bertikai.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Persiapan dan Keamanan Ketat di Islamabad

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa perwakilan AS dan Iran dipastikan menghadiri perundingan gencatan senjata yang digelar di Islamabad pada Sabtu (11/4) waktu setempat. Namun, Sharif mengingatkan bahwa kemajuan dalam perundingan akan membutuhkan kerja keras dan komitmen dari semua pihak.

Delegasi Iran yang dipimpin oleh ketua parlemen negara tersebut, Mohammad Bagher Ghalibaf, telah tiba terlebih dahulu di Islamabad, sementara delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden AS JD Vance sedang dalam penerbangan ke Pakistan. "Sebagai tanggapan atas undangan tulus saya, para pemimpin kedua negara akan datang ke Islamabad. Di sana, negosiasi akan digelar untuk mewujudkan perdamaian," kata Sharif dalam pidatonya pada Jumat (10/4) waktu setempat.

Di Islamabad, semua rute menuju Hotel Serena, yang menjadi lokasi perundingan, diblokir dengan pengamanan ketat. Spanduk-spanduk besar dan papan digital di sepanjang jalan raya Islamabad mengumumkan apa yang disebut sebagai "Perundingan Islamabad", menandakan pentingnya acara ini bagi stabilitas regional.

Latar Belakang dan Tujuan Perundingan

Perundingan ini digelar setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata sementara, selama dua minggu, pada Selasa (7/4) waktu setempat, yang mengakhiri pertempuran sejak akhir Februari lalu. Pembicaraan di Islamabad ini dimaksudkan untuk memfinalisasi gencatan senjata tersebut dan membahas langkah-langkah lebih lanjut untuk mencegah eskalasi konflik di masa depan.

Sejumlah laporan juga menyebut Pakistan berupaya menjembatani komunikasi kedua pihak dan mendorong deeskalasi konflik yang berdampak luas terhadap stabilitas kawasan, termasuk jalur strategis seperti Selat Hormuz. Upaya ini mencerminkan komitmen Pakistan dalam memainkan peran konstruktif di panggung internasional.

Dengan demikian, pilihan Iran terhadap Pakistan sebagai mediator tidak hanya didasarkan pada hubungan bilateral yang kuat, tetapi juga pada kepercayaan terhadap kemampuan diplomatik Pakistan dalam menyelesaikan konflik yang kompleks ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga