Iran-AS Berunding Sepanjang Malam di Swiss, Bahas Nuklir dan Selat Hormuz
Iran-AS Berunding Semalaman di Swiss, Bahas Nuklir dan Hormuz

Pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Swiss diperkirakan berlangsung sepanjang malam pada Senin (22/6/2026), ketika kedua pihak berupaya mencari jalan keluar permanen dari perang di Timur Tengah.

Isu Utama dalam Perundingan

Seorang diplomat AS mengatakan kepada wartawan bahwa delegasi kedua negara masih membahas sejumlah unsur penting dalam kesepakatan, termasuk isu nuklir, situasi di Selat Hormuz, serta mekanisme dekonflik agar jalur pelayaran strategis tersebut tetap terbuka sepenuhnya.

Perundingan ini diharapkan membuka periode 60 hari guna menyelesaikan persoalan lebih luas dalam hubungan AS-Iran, termasuk isu-isu yang selama puluhan tahun menjadi sumber ketegangan antara Washington dan Teheran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ancaman Militer dan Tantangan Negosiasi

Namun, proses negosiasi berjalan tidak mudah karena ancaman militer, perang di Lebanon, dan perbedaan sikap mengenai program nuklir Iran masih membayangi jalannya pembicaraan.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tol AS di Selat Hormuz jika kesepakatan dengan Iran gagal dalam 60 hari. Ancaman ini menambah tekanan pada perundingan yang sudah rumit.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga