Indonesia Kecam Israel Pasang Spanduk 'Rising Lion' di Reruntuhan RS Gaza
Indonesia Kecam Israel Pasang Spanduk di RS Gaza

Indonesia Kecam Keras Pemasangan Spanduk 'Rising Lion' oleh Israel di Reruntuhan RS Gaza

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) secara resmi mengecam tindakan provokatif pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan 'Rising Lion' di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Insiden yang terjadi di dekat Jabalia ini dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia.

Spanduk Militer Beredar di Media Sosial

Gambar spanduk baru tersebut pertama kali muncul dan beredar luas di saluran Telegram Israel sejak Senin, 20 April 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas pasukan Israel dengan bangga memasang spanduk yang bertuliskan ungkapan simbolis: "Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya". Narasi yang menyertai gambar mengklaim bahwa Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk peringatan Hari Kemerdekaan Israel di lokasi reruntuhan rumah sakit tersebut.

Melansir laporan dari Middle East Eye, Kamis (23/4/2026), aksi pemasangan spanduk ini dilakukan tepat di atas puing-puing Rumah Sakit Indonesia yang telah hancur. Tindakan ini langsung memicu reaksi keras dari pemerintah Indonesia yang menilai langkah Israel sebagai provokasi yang tidak dapat dibenarkan sama sekali.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kutukan Resmi dari Kementerian Luar Negeri

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun media sosial X, Kemlu RI dengan tegas menyatakan:

"Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk bertuliskan 'Rising Lion' oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza."

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan fasilitas kesehatan yang telah dihancurkan merupakan tindakan yang sangat provokatif dan melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan internasional. Rumah Sakit Indonesia adalah fasilitas sipil murni yang didedikasikan untuk pelayanan kesehatan masyarakat Gaza, bukan tempat untuk kampanye militer atau pesan intimidatif.

Penghinaan terhadap Solidaritas Kemanusiaan

Kemlu RI menekankan bahwa tindakan pasukan Israel tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas dan kepedulian rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina yang sedang berjuang. Rumah sakit tersebut seharusnya menjadi tempat yang aman dan netral sesuai dengan hukum humaniter internasional yang melindungi infrastruktur medis di zona konflik.

Indonesia juga mengingatkan semua pihak, terutama Israel, untuk menghormati dan melindungi rumah sakit serta seluruh fasilitas medis di Gaza. Pemerintah mendesak Israel untuk:

  • Menghentikan segala tindakan yang melanggar perlindungan terhadap infrastruktur sipil
  • Memastikan akuntabilitas atas serangan-serangan terhadap fasilitas medis di Gaza
  • Menghormati kedaulatan dan hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina

Insiden ini semakin mempertegas komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk provokasi militer di tanah konflik. Tindakan Israel dinilai tidak hanya merusak fasilitas kesehatan, tetapi juga melecehkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar pembangunan rumah sakit tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga