Dubes Saudi Paparkan Distribusi Serangan Iran: Mayoritas Ke Negara Tetangga
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait pola serangan Iran dalam konflik terakhir di Timur Tengah. Dalam jumpa pers di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026), Faisal menyoroti bahwa hampir 85 persen serangan yang dilancarkan Iran justru menyasar negara-negara tetangganya sendiri, termasuk Arab Saudi dan negara-negara Teluk.
Israel Hanya Terima Porsi Kecil Serangan
"Namun sangat disayangkan bahwa serangan yang dilakukan oleh Iran ini hampir 85 persen adalah menargetkan negara-negara tetangganya, negara-negara Saudi Arabia, negara-negara Teluk, dan juga negara-negara yang ada di kawasan," tegas Faisal dalam pernyataannya. Sementara itu, target serangan Iran terhadap Israel hanya mencapai sekitar 15 persen saja dari total aksi militer yang dilakukan.
Faisal menegaskan bahwa Arab Saudi sama sekali bukan bagian dari perang ini, yang pada dasarnya merupakan konflik antara Iran dan Israel dengan dukungan Amerika Serikat. "Tentu kita ketahui bahwa perang ini diawali dengan serangan Israel yang didukung oleh Amerika, dan perang ini memang antara Iran dan Israel," jelasnya.
Kontradiksi Seruan Solidaritas dengan Tindakan Nyata
Dubes Saudi juga menyoroti kontradiksi dalam tindakan Iran. Meski negara tersebut aktif menyerukan solidaritas umat Islam, namun dalam praktiknya justru menyerang sesama negara Muslim. "Iran mengajak atau menyerukan untuk solidaritas umat Islam, tapi sementara Iran sendiri yang merupakan bagian dari komunitas Muslim ini menyerang saudaranya sesama Muslim," tutur Faisal dengan nada prihatin.
Komitmen Saudi pada Solusi Diplomatik
Di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang, Faisal memastikan bahwa pemerintah Arab Saudi tetap berkomitmen pada penyelesaian diplomatik. Berbagai organisasi dan komunitas internasional disebutkan sedang berupaya mereduksi ketegangan yang terjadi.
"Sampai saat ini kita terus tetap tidak terpengaruh atau tidak terkecoh dengan tindakan yang dilakukan oleh Iran ini," tegas diplomat senior tersebut. Faisal menambahkan bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan segan-segan mempertahankan kedaulatan teritorialnya dan menjaga keamanan seluruh warga, termasuk ekspatriat asing yang berada di wilayahnya.
"Kami akan terus mengedepankan solusi-solusi diplomatik sesuai dengan hukum internasional," pungkas Faisal Abdullah Al Amoudi, menegaskan pendekatan Arab Saudi yang tetap mengutamakan jalan damai meski menghadapi provokasi militer dari negara tetangga.



