China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel, Situasi Keamanan Memburuk
Pemerintah China secara resmi mendesak warga negaranya yang tinggal di Israel untuk segera meninggalkan negara tersebut. Desakan ini dikeluarkan menyusul situasi keamanan di Israel yang dinilai semakin memburuk dan berbahaya.
Peringatan Resmi dari Kedutaan Besar
Kedutaan Besar China di Israel mengeluarkan pernyataan yang meminta warga China untuk mengungsi atau kembali ke Tiongkok sesegera mungkin. Pernyataan ini menekankan agar warga tidak lagi mempertaruhkan keselamatan diri mereka di tengah kondisi yang tidak menentu.
"Lingkup, frekuensi, dan intensitas serangan rudal dan drone terhadap Israel semakin meningkat, menyebabkan meningkatnya korban jiwa dan kerugian harta benda," tulis kantor berita pemerintah China, Xinhua, mengutip pernyataan kedutaan tersebut.
Penyebab Memburuknya Situasi
Pemerintah China menyebut bahwa situasi di Israel memburuk karena peningkatan intensitas dan frekuensi serangan rudal dan drone dari Iran. Serangan-serangan ini telah mengakibatkan:
- Meningkatnya jumlah korban jiwa
- Kerugian material yang signifikan
- Insiden berulang di mana orang terluka karena gagal mencapai tempat perlindungan tepat waktu
Rencana Evakuasi dan Area yang Harus Dihindari
Pemerintah China sedang mengatur misi evakuasi tambahan untuk warganya melalui perbatasan Taba dengan Mesir. Selain itu, kedutaan memberikan peringatan khusus kepada warga yang masih berada di Israel:
- Menjauhi bandara dan pelabuhan
- Menghindari pembangkit listrik dan kilang minyak
- Tidak mendekati fasilitas infrastruktur penting lainnya
- Menjauh dari situs militer yang sensitif
Langkah-langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisir risiko terhadap keselamatan warga China di tengah eskalasi konflik yang terjadi.



