Arab Saudi Kecam Keras Penyusupan Kelompok Bersenjata ke Pulau Bubiyan Kuwait
Arab Saudi Kecam Keras Penyusupan ke Pulau Bubiyan Kuwait

RIYADH – Arab Saudi mengecam keras insiden penyusupan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang diduga terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran ke Pulau Bubiyan, Kuwait. Riyadh menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

Dalam laporan Saudi Gazette pada Selasa (12/5/2026), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan “kecaman dan penolakan sekeras-kerasnya” atas aksi penyusupan atau infiltrasi tersebut, yang disebut bertujuan melakukan tindakan bermusuhan terhadap Kuwait.

Arab Saudi menegaskan bahwa tindakan itu merupakan pelanggaran jelas terhadap kedaulatan Kuwait serta bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah Saudi juga menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kecaman Internasional

Langkah tegas Arab Saudi ini mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan. Kuwait sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun, Riyadh mendesak komunitas internasional untuk bersikap tegas terhadap pelanggaran semacam ini.

Pulau Bubiyan merupakan pulau terbesar di Kuwait dan memiliki nilai strategis. Penyusupan ini dinilai sebagai ancaman terhadap stabilitas keamanan di Teluk.

Reaksi Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan bahwa tindakan infiltrasi ini adalah bentuk agresi yang tidak dapat ditoleransi. Mereka menyerukan agar Iran bertanggung jawab penuh atas aksi kelompok yang didukungnya.

Insiden ini menambah ketegangan hubungan antara Iran dan negara-negara Teluk. Arab Saudi berkomitmen untuk menjaga keamanan kawasan dan mendukung Kuwait dalam menghadapi ancaman eksternal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga