115 Kapal Dievakuasi dari Selat Hormuz, 2.500 Pelaut Selamat
115 Kapal Dievakuasi dari Selat Hormuz, 2.500 Pelaut Selamat

Jakarta - Sebanyak 115 kapal telah berhasil melintasi Selat Hormuz sejak jalur vital tersebut dibuka kembali pada Selasa lalu. Total sekitar 2.500 pelaut kini telah dievakuasi dengan selamat dari kawasan yang sempat menjadi pusat ketegangan geopolitik tersebut.

Pernyataan IMO tentang Evakuasi

Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), Arsenio Dominguez, menyampaikan informasi terkini dalam konferensi pers daring pada Jumat (26/6/2026). Menurut Dominguez, proses evakuasi berlangsung cepat dalam tiga setengah hari terakhir. "115 (kapal) telah dievakuasi dalam tiga setengah hari terakhir, yang mencakup sekitar 2.500 pelaut yang kini telah meninggalkan Selat Hormuz dengan selamat," ujarnya.

Sebelumnya, IMO menangguhkan upaya evakuasi terhadap sekitar 600 kapal dan 11.000 pelaut pada hari Kamis. Penangguhan tersebut dipicu oleh serangan terhadap sebuah kapal di Teluk Oman yang meningkatkan risiko keselamatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Penutupan dan Pembukaan Selat

Selat Hormuz, jalur pelayaran yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia, ditutup oleh Iran pada awal perang. Jalur ini dibuka kembali pekan lalu setelah Washington dan Teheran mencapai kesepakatan. Namun, Teheran kembali menutup selat tersebut pada Sabtu lalu sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.

Setelah pertemuan di Swiss, Iran dan Amerika Serikat sepakat membangun jalur komunikasi untuk menghindari insiden dan miskomunikasi. Tujuan utama kesepakatan ini adalah mengamankan rute pelayaran yang krusial bagi pasokan energi global.

Dampak dan Implikasi

Evakuasi 115 kapal ini menunjukkan bahwa mekanisme komunikasi baru antara Teheran dan Washington mulai berfungsi, meskipun situasi masih rapuh. Dengan 2.500 pelaut berhasil dievakuasi, masih ada ribuan pelaut lainnya yang menunggu kepastian keselamatan di tengah ketegangan yang berlanjut.

IMO terus memantau perkembangan dan mendorong semua pihak untuk menjaga keamanan navigasi di Selat Hormuz. Organisasi ini juga mengingatkan pentingnya stabilitas kawasan bagi kelancaran perdagangan dan pasokan energi dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga