Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN, TNI, dan Polri Cair Pekan Pertama Ramadan 2026
THR ASN, TNI, Polri Cair Pekan Pertama Ramadan 2026

Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN, TNI, dan Polri Cair Pekan Pertama Ramadan 2026

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi mengumumkan bahwa tunjangan hari raya (THR) tahun 2026 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri akan mulai disalurkan pada pekan pertama bulan Ramadan. Pengumuman ini disampaikan Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026), menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan kesejahteraan bagi aparatur negara.

Jadwal Pencairan dan Anggaran THR

Meskipun Purbaya tidak merinci tanggal pasti pencairan THR, ia menekankan bahwa proses penyaluran akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan frasa "bentar lagi" sebagai penegas. Sebelumnya, dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat, 13 Februari 2026, Menkeu telah menyebutkan bahwa total anggaran THR untuk ASN, TNI, dan Polri mencapai Rp55 triliun. Anggaran besar ini ditargetkan dapat dikucurkan di awal Ramadan, sesuai dengan rencana pemerintah untuk mendukung konsumsi selama bulan suci.

Proyeksi Belanja Pemerintah dan Dampak Ekonomi

Selain THR, proyeksi belanja pemerintah pada kuartal I 2026 diprediksi tembus Rp809 triliun. Belanja ini mencakup berbagai program strategis, seperti percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera sebesar Rp6 triliun, serta paket stimulus Rp13 triliun. Purbaya menjelaskan bahwa belanja pemerintah dijalankan tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama antara 5,5% hingga 6%.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Target pertumbuhan ini dianggap luar biasa, karena dapat membantu Indonesia keluar dari jebakan pertumbuhan 5% yang selama ini menghambat. Pemerintah juga terus mendorong konsumsi rumah tangga, yang diperkirakan menguat pada triwulan I 2026, didukung oleh momentum libur dan cuti bersama Imlek serta Idul Fitri, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Upaya Akselerasi Investasi dan Pembangunan

Di sisi penawaran dan investasi, pemerintah melakukan akselerasi melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebanyak 30 ribu unit senilai Rp90 triliun dan pembangunan 190 ribu unit rumah komersial, rumah subsidi, maupun bantuan renovasi (BSPS) dengan total anggaran Rp20 triliun. Selain itu, terdapat groundbreaking proyek hilirisasi Danantara senilai 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp110 triliun. Dengan demikian, total dorongan investasi langsung yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp220 triliun, menunjukkan upaya serius pemerintah dalam mendorong perekonomian nasional.

Pengumuman ini sekaligus mengklarifikasi berbagai hoaks yang beredar di media sosial terkait pemberian THR, dengan pemerintah memastikan transparansi dan ketepatan waktu dalam penyaluran. Dengan demikian, aparatur negara dapat mempersiapkan diri menyambut Ramadan dan Lebaran dengan lebih baik, sambil berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga