Kemenimipas Buka Seleksi Terbuka untuk Jabatan Strategis Dirjen Imigrasi dan Kepala BPSDM
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi terbuka untuk dua jabatan pimpinan tinggi madya, yaitu Direktur Jenderal Imigrasi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Pengumuman ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kemenimipas, Silmy Karim, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.
Persyaratan Umum dan Khusus bagi Calon Pendaftar
Dalam pernyataannya, Silmy Karim mengundang Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri, serta non-ASN untuk berpartisipasi dalam seleksi ini. Persyaratan umum yang harus dipenuhi meliputi rekam jejak jabatan yang baik, integritas dan moralitas tinggi, pengalaman kerja di bidang terkait, serta kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang prima. Selain itu, calon harus memiliki nilai prestasi kerja minimal baik dalam dua tahun terakhir, tidak sedang dalam proses pemeriksaan atau hukuman disiplin, dan telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Selain persyaratan umum, kami juga menetapkan persyaratan khusus yang mengatur kualifikasi pendidikan, pangkat, dan usia, sebagaimana tercantum dalam pengumuman resmi," tegas Silmy. Persyaratan ini dirancang untuk memastikan bahwa hanya kandidat yang paling kompeten yang akan menduduki posisi strategis tersebut.
Tahapan Seleksi yang Ketat dan Transparan
Proses seleksi akan dilaksanakan dalam lima tahap utama, dimulai dengan pendaftaran yang dibuka dari tanggal 9 hingga 27 Maret 2026. Setelah itu, tahap seleksi administrasi akan berlangsung selama empat hari, yaitu dari 30 Maret hingga 2 April 2026. Tahapan selanjutnya mencakup:
- Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (asesmen)
- Uji Kompetensi Bidang Teknis
- Wawancara akhir
- Tes kesehatan menyeluruh
Seleksi ini didasarkan pada Surat Menteri Sekretariat Negara Nomor R-230/M/SDK/PA.01.03/07/2025 tanggal 3 Juli 2025, yang mengatur pengisian jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenimipas.
Strategi Perekrutan untuk Jabatan Dirjen Imigrasi
Wakil Menteri Silmy Karim juga mengungkapkan bahwa seleksi untuk jabatan Direktur Jenderal Imigrasi akan dilakukan dalam dua gelombang. "Untuk jabatan Dirjen Imigrasi, pelaksanaan gelombang pertama dan kedua merupakan rangkaian proses seleksi yang hasil keseluruhannya akan diperhitungkan," jelasnya. Hal ini bertujuan untuk menjaring lebih banyak kandidat potensial dan memastikan proses rekrutmen yang komprehensif.
Pengumuman seleksi gelombang pertama untuk Dirjen Imigrasi telah diterbitkan pada Jumat, 25 Juli 2025, dan dapat diakses melalui laman resmi http://pansel.kemenimipas.go.id. Silmy menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya sama sekali, dan ini merupakan kesempatan emas untuk berkontribusi pada bangsa melalui penugasan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Seleksi ini adalah wujud transparansi dan komitmen kami dalam mencari pemimpin terbaik untuk mengabdi pada negara," tutup Silmy Karim. Dengan demikian, Kemenimipas berharap dapat menarik talenta-talenta terbaik untuk mengisi posisi krusial dalam pengelolaan imigrasi dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.



