MenPAN-RB Tegaskan: Tidak Semua ASN Bisa Ikut Pelatihan Komponen Cadangan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, memberikan penjelasan penting mengenai pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pernyataannya, Rini menegaskan bahwa tidak semua pegawai ASN dapat mengikuti program pelatihan ini, karena terdapat persyaratan khusus dan kuota yang harus dipenuhi.
Persyaratan dan Kuota yang Ketat
Rini mengungkapkan bahwa syarat-syarat untuk menjadi Komcad telah diatur dalam undang-undang, dan Kementerian Pertahanan juga menetapkan kuota tertentu. "Tapi tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi Komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang. Bahkan dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya," kata Rini di KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Hal ini menunjukkan bahwa seleksi akan dilakukan secara ketat untuk memastikan hanya individu yang memenuhi kriteria yang dapat berpartisipasi.
Mekanisme Pendaftaran dan Durasi Pelatihan
Mekanisme untuk menjadi Komcad meliputi dua cara: ASN dapat mengajukan diri secara sukarela atau ditugaskan oleh instansi. Namun, Rini menekankan bahwa meskipun sukarela, jika tidak memenuhi syarat, maka tidak akan bisa ikut. "Bisa penugasan, tapi bisa juga sukarela. Tapi, kalau sukarela, kalau dia nggak memenuhi syarat, juga nggak bisa," sebutnya. Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama 30-45 hari, dengan jadwal mulai April mendatang.
Jaminan Kelancaran Pelayanan Publik
Rini juga menegaskan bahwa selama pelatihan berlangsung, pelayanan publik akan tetap berjalan normal tanpa gangguan. "Jadi memang ada kekhawatiran bagaimana pelayanan publik. Pelayanan publik kan harus tetap jalan begitu ya, tapi memang ada kewajiban kita untuk ikut sertakan-tidak, ikut Komcad besok langsung berangkat-nggak," ujarnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga efisiensi birokrasi sambil mendukung program pertahanan.
Rencana Pelaksanaan dan Seleksi
Kementerian Pertahanan telah mengumumkan bahwa 4.000 ASN akan dilatih menjadi Komcad mulai April. Donny, perwakilan Kemhan, menjelaskan bahwa nama-nama ASN yang diajukan oleh 49 kementerian/lembaga akan diseleksi terlebih dahulu. Pelatihan diperkirakan berlangsung sekitar 2 bulan, dan setelah selesai, ASN akan kembali ke tugas rutin mereka. "Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini. Setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," tuturnya.
Dengan demikian, program Komcad ini dirancang untuk tidak mengganggu kinerja ASN, sambil memperkuat kapasitas pertahanan negara melalui pelatihan yang terstruktur dan selektif.