Pemkot Makassar Intensifkan Penanganan Sampah di Titik Rawan hingga Perbatasan Gowa
Makassar Tangani Sampah di Titik Rawan hingga Perbatasan Gowa

Pemkot Makassar Intensifkan Penanganan Sampah di Titik Rawan hingga Perbatasan Gowa

Pemerintah Kota Makassar terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui berbagai program konkret. Melalui Kecamatan Manggala, Pemkot Makassar melaksanakan kerja bakti rutin, pembersihan saluran air, dan penanganan sampah di titik-titik rawan pembuangan sampah hingga ke area perbatasan dengan Kabupaten Gowa.

Koordinasi Lintas Wilayah untuk Kebersihan Terpadu

Camat Manggala, Ahmad, menjelaskan bahwa program kebersihan ini dijalankan sesuai arahan Wali Kota Makassar. "Kami di Kecamatan Manggala memiliki kegiatan kerja bakti menjaga kebersihan wilayah sebagai tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan sehat," ujarnya di Makassar, seperti dilansir Antara pada Minggu (19 April 2026).

Kecamatan Manggala merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa di Antang. Karena lokasi ini, warga setempat sering mengalami dampak lingkungan, sehingga pemerintah kota memberikan perhatian khusus berupa:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Tambahan kuota program iuran sampah gratis
  • Prioritas pengelolaan sampah terpadu
  • Rencana pengembangan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)

Ekspansi Area Pembersihan hingga Perbatasan

Aktivitas pembersihan tidak hanya terfokus pada tingkat kelurahan dan RT/RW, tetapi juga diperluas hingga wilayah perbatasan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Melalui Lurah Bangkala, Pemerintah Kecamatan Manggala menjalin koordinasi dengan Kelurahan Pacinongang di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

"Kami tindak lanjuti dengan koordinasi bersama Lurah Bangkala. Saya juga turun langsung meninjau lokasi hingga malam hari untuk memastikan batas wilayah," tegas Ahmad. Pendekatan kolaboratif lintas wilayah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat kedua daerah.

Penggunaan Alat Berat dan Kerja Bakti Bersama

Komunikasi intensif dengan Lurah Pacinongang beserta jajarannya menghasilkan kesepakatan untuk menggelar kerja bakti bersama guna menuntaskan persoalan sampah di perbatasan. Dalam proses pembersihan, Pemerintah Kecamatan Manggala memanfaatkan alat berat berupa ekskavator yang dipinjam dari warga di Kelurahan Bangkala.

Penggunaan ekskavator ini secara signifikan mempercepat proses pengangkutan sampah. "Kalau hanya mengandalkan tenaga manual tentu membutuhkan waktu lama. Alhamdulillah, dengan bantuan ekskavator, sekitar 10 armada truk sampah berhasil diangkut dan lokasi kini sudah bersih," tandas Ahmad.

Upaya persuasif dan kolaboratif ini menunjukkan komitmen Pemkot Makassar dalam menangani masalah sampah secara komprehensif, tidak hanya di pusat kota tetapi juga di daerah perbatasan yang sering menjadi titik rawan pembuangan sampah ilegal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga