Walkot Medan Pastikan Lurah Syerly Diperiksa Inspektorat Usai Viral 'Cie Curhat'
Lurah Syerly Diperiksa Inspektorat Usai Viral 'Cie Curhat'

Wali Kota Medan Rico Waas angkat bicara terkait Lurah Paya Pasir, Syerly, yang viral di media sosial karena menimpali aspirasi warga ketika mengeluh tidak ada lampu penerangan jalan umum (LPJU). Rico memastikan Lurah Syerly saat ini sedang diperiksa oleh inspektorat.

Viral karena Ucapan 'Cie Curhat'

Viralnya Syerly bermula dari sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Syerly yang berdiri tepat di samping Wali Kota Rico Waas terdengar mengatakan "Cie curhat dia" saat seorang warga menyampaikan keluhan terkait tidak adanya lampu penerangan jalan. Ucapan tersebut dinilai mengejek dan tidak pantas oleh banyak warganet, sehingga memicu reaksi luas.

Peristiwa ini terjadi saat Wali Kota Medan sedang melakukan kunjungan atau kegiatan di lapangan. Warga yang mengeluh tersebut meminta perhatian terkait kondisi jalan yang gelap dan rawan kecelakaan. Alih-alih menanggapi serius, Syerly justru melontarkan komentar yang dianggap meremehkan keluhan warga.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Pemeriksaan di Inspektorat

Menanggapi viralnya video tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas memberikan pernyataan resmi pada Rabu (29/7/2026). Ia memastikan bahwa Lurah Syerly telah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Kota Medan.

"Sedang dalam pemeriksaan inspektur. Ya, sedang pemeriksaan. Kita ikutin proses-proses, ya. Di mana kalau memang ada pelanggaran, kita ikuti proses-proses itu sesuai aturan," ujar Rico dilansir detikSumut.

Rico belum memberikan jawaban gamblang terkait kemungkinan pencopotan jabatan Syerly. Ia menegaskan bahwa semua keputusan akan menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat.

"Sedang dalam proses di inspektur dan kita tunggu prosesnya," katanya.

Sikap Wali Kota Medan

Wali Kota Medan menekankan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan yang berlaku. Apabila ditemukan pelanggaran dalam pemeriksaan, maka tindakan tegas akan diambil. Rico Waas mengingatkan bahwa semua aparatur negara harus melayani masyarakat dengan baik dan tidak boleh meremehkan keluhan warga.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut etika pelayanan publik. Banyak pihak berharap agar proses pemeriksaan berjalan transparan dan memberikan efek jera bagi pejabat yang tidak profesional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Lurah Syerly terkait kejadian tersebut. Video viral tersebut telah menyebar luas dan memicu diskusi tentang kualitas pelayanan di lingkungan pemerintahan Kota Medan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga