Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos Secara Ketat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menerima audiensi empat kepala daerah di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta pada Senin (23/2/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Bupati Sigi Rizal Intjenae, dan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Dalam audiensi tersebut, Gus Ipul menekankan pentingnya peran aktif para kepala daerah dalam mengawal akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) mulai dari tingkat desa.
Koordinasi Hingga Level Desa Diperkuat
Gus Ipul meminta dinas sosial di masing-masing daerah untuk memperkuat koordinasi hingga level desa agar proses pemutakhiran data berjalan dengan akurat. Ia menjelaskan bahwa bupati memiliki kekuasaan besar dalam menentukan desil, dan semua data berasal dari daerah sebelum dicek kembali oleh Badan Pusat Statistik (BPS). "Bupati memiliki kekuasaan besar untuk menentukan desil. Semua data berasal dari daerah, lalu kemudian dicek kembali oleh BPS," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis pada Selasa (24/2/2026).
Dua Jalur Pemutakhiran Data Bansos
Menteri Sosial ini juga menguraikan dua jalur pemutakhiran data yang dapat ditempuh untuk memastikan akurasi. Pertama, jalur formal melalui RT/RW, dan kedua, jalur partisipasi melalui mekanisme usul-sanggah di aplikasi Cek Bansos. Kemensos membuka ruang partisipasi pemutakhiran data melalui berbagai kanal, termasuk:
- Aplikasi SIKS NG yang dapat diakses oleh operator desa dan operator dinas sosial.
- Ground check yang dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), petugas BPS, dan pemerintah daerah.
- Layanan Call Center Kemensos 171.
- Kanal WhatsApp yang tersedia untuk keluhan dan usulan.
"Di setiap Posyandu di desa ada yang namanya Puskesos yang berfungsi menerima keluhan-keluhan dari masyarakat. Apapun keluhannya. Puskesos juga dapat dijadikan tempat berkumpul para pendamping sosial," jelas Gus Ipul.
Komitmen Kepala Daerah dalam Pengawasan
Gus Ipul menekankan pentingnya keseriusan kepala daerah dalam mengawal proses pemutakhiran data hingga tahap pengesahan. Para kepala daerah yang hadir menanggapi dengan komitmen kuat, serentak menyatakan "Siap!" untuk mengawal setiap proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial. Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efektivitas penyaluran bansos, mengurangi potensi kesalahan data, dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.