FSGI Temukan Masalah di SPMB Maung Jawa Barat 2026
FSGI Temukan Masalah di SPMB Maung Jabar 2026

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengungkapkan sejumlah permasalahan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat (Jabar) tahun 2026. Ketua Umum FSGI Fahriza Marta Tanjung menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memang memiliki SPMB khusus untuk anak-anak yang memiliki kecerdasan tinggi.

SPMB Maung: Inovasi atau Masalah Baru?

"Pemprov memiliki inovasi SPMB yaitu SPMB Maung yang merupakan sekolah unggulan jenjang pendidikan SMA dan SMK dengan jumlah sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah Maung sebanyak 41 SMA dan SMK," kata Fahrizal dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).

Program SPMB Maung dirancang untuk menjaring siswa-siswa berprestasi dan cerdas di Jawa Barat. Namun, FSGI menemukan sejumlah temuan masalah dalam pelaksanaannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Temuan Masalah SPMB Maung 2026

Setelah melakukan pemantauan, FSGI menemukan beberapa permasalahan krusial. Pertama, proses seleksi dinilai kurang transparan, terutama dalam mekanisme penilaian dan kriteria kelulusan. Kedua, akses informasi masih terbatas, terutama bagi siswa dari daerah terpencil atau keluarga kurang mampu.

"Kami khawatir SPMB Maung justru memperlebar kesenjangan pendidikan. Siswa dari keluarga mampu lebih mudah mendapatkan akses informasi dan bimbingan, sementara siswa miskin tertinggal," ujar Fahrizal.

FSGI juga mencatat bahwa jumlah sekolah yang ditunjuk sebanyak 41 SMA dan SMK belum merata di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Hal ini menyebabkan persaingan yang tidak seimbang antardaerah.

Dampak dan Rekomendasi

Permasalahan ini berpotensi mengancam tujuan awal SPMB Maung sebagai jalur pendidikan bagi anak cerdas. FSGI merekomendasikan agar Pemprov Jabar melakukan evaluasi menyeluruh, memperluas sosialisasi, dan memastikan proses seleksi berjalan adil.

"Kami mendorong adanya audit independen terhadap pelaksanaan SPMB Maung 2026 dan keterbukaan data peserta," tegas Fahrizal.

Hingga berita ini diturunkan, Pemprov Jabar belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan FSGI. Program SPMB Maung diharapkan menjadi model penerimaan siswa unggul yang inklusif dan transparan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga