Dinsos Kota Tangerang Aktifkan Dapur Umum untuk Bantu Warga Korban Banjir
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, Banten, telah mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir dan saat ini berada di lokasi pengungsian. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi darurat akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Penyaluran Bantuan Makanan ke Lokasi Terdampak
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan bahwa dapur umum tersebut disiagakan di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang. Fungsinya adalah untuk menyiapkan makanan bagi para pengungsi, dengan fokus pada kebutuhan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadan.
"Sejumlah warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sehingga membutuhkan dukungan logistik, khususnya makanan siap saji. Inilah yang kita pastikan semua terpenuhi," tutur Acep.
Sejak malam hingga waktu sahur, Dinas Sosial Kota Tangerang bersama petugas dan relawan telah menyalurkan bantuan makanan kepada warga terdampak di beberapa lokasi. Rincian penyaluran bantuan meliputi:
- Di Kelurahan Uwung Jaya, bantuan yang disalurkan berupa 450 nasi bungkus dan 12 dus air mineral.
- Di wilayah Jalan Kalingga RW 16, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, didistribusikan 10 dus mie instan dan 10 dus air mineral.
- Penyaluran juga dilakukan di wilayah Jalan Kemuning, Periuk Jaya, dengan menyalurkan 35 nasi bungkus kepada warga terdampak banjir.
Operasional Berkelanjutan Selama Kondisi Darurat
Acep menegaskan bahwa dapur umum akan terus dioperasikan selama kondisi darurat masih berlangsung. "Selain menyiapkan makanan untuk sahur, dapur umum juga akan mempersiapkan kebutuhan makanan bagi pengungsi untuk waktu berbuka puasa," jelasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan banjir yang melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk relawan dan petugas lapangan. Dinsos Kota Tangerang berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar warga terdampak, terutama dalam hal pangan, dapat terpenuhi dengan baik.
Konteks Banjir di Wilayah Sekitar
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa banjir masih merendam sejumlah wilayah ibu kota. Hingga Minggu pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 115 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan terdampak genangan akibat hujan deras.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu 7 Maret 2026 hingga Minggu menyebabkan banjir di DKI Jakarta. Data terkini menunjukkan banjir merendam sebanyak 75 RT dan 19 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan, dengan ketinggian air berkisar 20 sentimeter hingga 1,8 meter.
Kondisi ini memperkuat pentingnya dukungan logistik seperti dapur umum yang dioperasikan Dinsos Kota Tangerang, sebagai bentuk bantuan konkret bagi warga yang menghadapi dampak banjir.



