Cara Laporkan Bansos Salah Sasaran Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Apakah Anda pernah melihat tetangga atau orang di sekitar yang tampak mampu secara finansial, tetapi justru menerima bantuan sosial (bansos)? Fenomena bansos salah sasaran ini dapat dilaporkan dengan mudah melalui aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dengan fitur sanggahan yang tersedia, masyarakat diajak berperan aktif dalam memastikan bansos tepat sasaran, disertai alasan jelas dan bukti pendukung.
Langkah-Langkah Melaporkan Bansos Salah Sasaran di Aplikasi Cek Bansos
Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos), berikut adalah panduan lengkap untuk melaporkan bansos yang tidak tepat sasaran:
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iOS.
- Buka aplikasi setelah proses pengunduhan selesai.
- Masuk atau login jika Anda sudah memiliki akun. Jika belum, pilih menu "Buat Akun" untuk pengguna baru dan ikuti prosedur pendaftaran hingga akun berhasil dibuat.
- Setelah akun terverifikasi, login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Di halaman Beranda, klik menu "Sanggahan".
- Pilih opsi "Tambah Sanggahan".
- Masukkan data pencarian untuk daftar penerima manfaat (PM), lalu klik "Cari Data".
- Cari nama penerima bansos yang akan dilaporkan, kemudian pilih "Klik Untuk Menyanggah".
- Berikan sanggahan dengan menyampaikan alasan mengapa penerima tersebut tidak layak menerima bansos.
- Lampirkan foto rumah atau bukti lainnya sebagai pendukung laporan.
- Klik kolom pernyataan yang menyatakan bahwa sanggahan disampaikan secara jujur dan benar.
- Terakhir, klik "Kirim Sanggahan" untuk mengirimkan laporan.
Alternatif Saluran Laporan Bansos Salah Sasaran
Selain melalui aplikasi Cek Bansos, masyarakat juga dapat menyampaikan sanggahan bansos melalui saluran lain, seperti:
- Command Center: Hubungi nomor 021-171.
- WhatsApp Lapor Bansos: Kirim pesan ke 0887-7171-171.
Memahami Desil Bansos dan Cara Mengeceknya
Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi, mencakup keterangan individu (seperti pekerjaan dan pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah dan daya listrik), serta kepemilikan aset. Terdapat 10 desil yang masing-masing berisi 10% keluarga di Indonesia, dengan desil 1 mewakili keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% terbawah dan desil 10 untuk 10% tertinggi.
Desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Penghitungan ulang dilakukan secara periodik oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Desil digunakan untuk menentukan sasaran bantuan sosial, di mana desil 1-4 (40% terbawah) menjadi prioritas penerima bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako, sementara desil 5 masih dapat menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Cara Mengecek Desil Bansos di Aplikasi Cek Bansos
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos Kemensos.
- Masuk atau login dengan akun yang sudah terdaftar.
- Di menu utama, pilih "Profil".
- Informasi "Peringkat Kesejahteraan Keluarga" akan muncul, menunjukkan status desil DTSEN Anda.
- Anda juga dapat mengecek "Profil Keluarga" yang melampirkan data keluarga terdaftar dalam DTSEN.
Dengan memahami cara melaporkan bansos salah sasaran dan mengecek desil, diharapkan distribusi bansos dapat lebih akurat dan tepat sasaran, mendukung program kesejahteraan sosial pemerintah.



