Acara Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri tidak hanya menjadi ajang bagi masyarakat untuk melihat langsung kehidupan sehari-hari di sekolah, tetapi juga menjadi panggung bagi para siswa untuk menunjukkan karya dan prestasi mereka.
Penampilan Spektakuler Siswa
Di atas panggung, di hadapan ratusan tamu undangan, para siswa memukau dengan berbagai penampilan. Mereka unjuk kebolehan dalam pidato empat bahasa, hadrah, paduan suara, tarian tradisional Yakswa, seni drama, jaranan, hingga atraksi pencak silat. Sementara di luar panggung, deretan piala hasil capaian siswa dipajang, mulai dari juara baris berbaris, juara hadrah, juara pencak silat, dan berbagai prestasi lainnya.
Para siswa juga menampilkan kegiatan membatik secara langsung, memamerkan karya batik, keterampilan barbershop, serta operasional anjungan baca digital.
Apresiasi Bupati Kediri
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melalui sambutan yang dibacakan oleh Sekda Mohamad Solikin, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan dan capaian para siswa Sekolah Rakyat. "Baru setahun, baru dua semester, kita sudah bisa membuktikan bagaimana hasil kerja keras dari Kemensos dan seluruh jajaran yang bisa ditunjukkan hari ini," ujarnya dalam acara Open House Sekolah Rakyat dan Gelar Karya Siswa serta Prestasi Siswa Sekolah Rakyat selama Tahun Pelajaran 2025/2026 di SRMA 24 Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (20/6/2026).
Hadir dalam kegiatan ini, selain Sekda, juga Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH, para orang tua siswa, jajaran Forkopimda, perwakilan dinas sosial, dinas pendidikan, hingga masyarakat sekitar sekolah.
Pesan untuk Siswa dan Orang Tua
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, agar mereka dapat menjadi agen perubahan untuk memutus mata rantai kemiskinan. "Hari ini kita semua menjadi saksi bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi lahirnya prestasi," katanya.
Ia berpesan kepada siswa Sekolah Rakyat dan orang tuanya untuk sungguh-sungguh belajar serta menjalankan program pemberdayaan secara optimal, agar tujuan utama mengentaskan kemiskinan tercapai. "Mas Bupati mendoakan kalian semua bisa menyelesaikan pendidikan ini, bisa meraih mimpi dan cita-cita. Semuanya akan sangat mungkin dengan semangat kuat dan doa orang tua. Kuncinya terus belajar, tidak mudah menyerah, dan harus berani bermimpi besar," tuturnya.
Dukungan dari Kemensos
Senada dengan Bupati, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib dalam arahannya juga menekankan bahwa tujuan utama program Sekolah Rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan. Selain kemampuan akademik, para siswa juga digembleng dengan pendidikan karakter dan dibekali life skill. "Kita lihat before dan after-nya, kita ingin putus mata rantai kemiskinan. Kalau akademiknya bagus itu bonus," ujarnya.
Melihat perkembangan pesat siswa serta prestasi yang diraih, ia mengajak para orang tua dan seluruh jajaran yang terlibat di Sekolah Rakyat untuk bersyukur dan memberikan yang terbaik. Sebab, belum ada program dan lembaga pendidikan serupa di mana anaknya disekolahkan dan orang tuanya diberdayakan. "Setelah lulus nanti siswa Sekolah Rakyat juga harus kuliah, kalau tidak kuliah kerja," jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kemensos telah menjalin kerja sama dengan kampus, dunia usaha, serta stakeholder lainnya.



