Satgas PRR: 1.872 KK Korban Bencana Sumatera Masih Mengungsi di Tenda, Jumlah Terus Menurun
1.872 KK Korban Bencana Sumatera Masih di Tenda, Jumlah Turun

Satgas PRR: 1.872 Keluarga Korban Bencana Sumatera Masih Tinggal di Tenda, Jumlah Terus Berkurang

Jakarta - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengumumkan bahwa sebanyak 1.872 keluarga masih harus mengungsi di tenda-tenda darurat. Meskipun demikian, angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan, dengan 428 keluarga berhasil keluar dari pengungsian dalam kurun waktu dua hari terakhir.

Penurunan Jumlah Pengungsi di Aceh dan Sumatera Utara

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, menjelaskan detail penurunan tersebut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3/2026). "Secara total, saat ini ada 1.872 KK yang masih bertahan di tenda pengungsian, dengan pengurangan 428 KK selama dua hari," ujarnya.

Amran kemudian memaparkan data per provinsi. Di Aceh, jumlah pengungsi turun dari 2.099 KK menjadi 1.695 KK, artinya ada 404 keluarga yang telah pindah ke Hunian Sementara (Huntara). Sementara itu, di Sumatera Utara, dari 201 KK tersisa 177 KK, dengan 24 keluarga berhasil meninggalkan tenda pengungsian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Pemerintah dan Optimisme Menjelang Idul Fitri

Pemerintah terus berupaya keras untuk mengurangi jumlah warga yang masih mengungsi di tenda, terutama dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri yang akan datang. Amran menyatakan optimisme bahwa tren penurunan ini akan berlanjut.

"Kami berharap tren ini terus berlanjut hingga pelaksanaan Idul Fitri nanti. Kami optimis semua pengungsi akan segera menempati Huntara, sehingga tidak ada lagi yang tinggal di tenda," tambah Amran. Langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan dapat memberikan solusi permanen bagi para korban bencana.

Dengan komitmen ini, Satgas PRR bertekad untuk memastikan pemulihan yang lebih cepat dan layak bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga