Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sepuluh lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2026 berasal dari keluarga sederhana. Pengumuman tersebut disampaikan dalam upacara Pelantikan Pamong Pradja Muda XXXIII IPDN 2026 pada Rabu, 29 Juli 2026.
Latar Belakang Keluarga Lulusan Terbaik
Dalam sambutannya, Prabowo merinci bahwa para lulusan terbaik tersebut merupakan anak dari buruh, petani, hingga bintara TNI. “10 lulusan terbaik angkatan ini (2026) semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana,” ujar Prabowo dalam pidato yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.
Apresiasi atas Prestasi IPDN
Presiden juga memberikan apresiasi tinggi kepada IPDN yang mampu mencetak lulusan berkualitas dari berbagai latar belakang ekonomi. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa kesempatan meraih prestasi tidak terbatas pada golongan tertentu. IPDN sebagai lembaga pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri terus berupaya menjaring bakat-bakat terbaik dari seluruh pelosok Indonesia.
Dampak bagi Birokrasi Indonesia
Lulusan IPDN diproyeksikan menjadi pamong praja yang akan mengabdi di daerah-daerah. Dengan latar belakang keluarga sederhana, mereka diharapkan lebih memahami kebutuhan masyarakat akar rumput. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat birokrasi yang responsif dan berkeadilan. Para lulusan terbaik ini akan menjadi teladan bagi generasi berikutnya bahwa kerja keras dan dedikasi dapat mengubah nasib.
Proses Seleksi dan Pendidikan IPDN
IPDN selama ini dikenal memiliki proses seleksi yang ketat dan pendidikan yang disiplin. Tahun 2026 ini, IPDN meluluskan ribuan pamong pradja muda yang siap ditempatkan di berbagai instansi pemerintahan. Keberhasilan sepuluh lulusan terbaik dari keluarga sederhana ini menjadi bukti bahwa sistem meritokrasi di IPDN berjalan dengan baik.



