KOMPAS.com - Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tautan tersebut menjanjikan bantuan langsung tunai sebesar Rp 900.000 bagi masyarakat yang mendaftar.
Penelusuran Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran dan menemukan bahwa tautan yang beredar itu palsu. Modus ini merupakan upaya pencurian data pribadi. Tidak ada pendaftaran bansos PKH 2026 melalui tautan sembarangan.
Narasi yang Beredar
Informasi dengan tautan tersebut disebarkan oleh beberapa akun Facebook pada Juni 2026. Akun-akun itu mengklaim bahwa dengan mendaftar melalui tautan, masyarakat akan menerima bantuan tunai. Namun, Kemensos tidak pernah menyediakan kanal pendaftaran seperti itu.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan yang tidak jelas sumbernya. Pastikan hanya mengakses informasi resmi dari situs Kemensos atau kanal resmi lainnya.



