Video yang beredar di media sosial mengklaim menampilkan Ustazah Shofwatunnida Syathiry menginformasikan program dana hibah Al Bayti yang diberikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI). Narasi tersebut adalah hoaks dan terindikasi sebagai modus penipuan.
Penyebaran Video Hoaks
Video yang mengeklaim Ustazah Shofwatunnida menginformasikan program dana hibah Al Bayti dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Akun-akun tersebut menyebarkan konten yang seolah-olah menampilkan sang ustazah memberikan informasi tentang bantuan dana bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut terkonfirmasi sebagai hasil manipulasi AI. Teknologi deepfake digunakan untuk membuat video palsu yang meniru penampilan dan suara Ustazah Shofwatunnida. Tim menemukan ketidakwajaran pada gerakan bibir dan ekspresi wajah yang tidak sinkron dengan suara, yang merupakan ciri khas video hasil manipulasi AI.
Selain itu, tidak ada program dana hibah Al Bayti yang resmi dan kredibel dari pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Imbauan untuk Masyarakat
Tim Cek Fakta Kompas.com mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang menggunakan teknologi AI. Jangan mudah tergiur dengan tawaran bantuan dana yang tidak jelas sumbernya. Pastikan untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi atau lembaga verifikasi fakta.
Jika menemukan konten serupa, segera laporkan ke platform media sosial dan jangan menyebarkannya lebih lanjut. Edukasi digital dan literasi media sangat penting untuk melindungi diri dari penipuan berbasis AI.



