Makam Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tungku Pembakaran Prasejarah Jerman
Makam 5.000 Tahun di Tungku Pembakaran Prasejarah Jerman

Sebuah penemuan arkeologi yang membingungkan sekaligus mengerikan kembali menguak sisi kelam kehidupan manusia prasejarah. Para arkeolog berhasil menemukan makam kuno berusia 5.000 tahun di dalam sebuah lubang tungku pembakaran prasejarah di dekat Gerstewitz, Jerman. Penemuan ini memicu pertanyaan besar di kalangan peneliti mengenai adanya praktik pengorbanan manusia dan kekerasan ekstrem di masa lalu. Kerangka manusia purba tersebut ditemukan secara tidak sengaja selama proses penggalian untuk jalur kabel bawah tanah proyek listrik SuedOstLink, dilansir dari Ancient Origins, Sabtu (20/6/2026).

Penemuan Tak Terduga di Proyek Listrik

Para pekerja proyek listrik SuedOstLink yang tengah melakukan penggalian untuk jalur kabel bawah tanah di dekat Gerstewitz, Jerman, tidak menyangka akan menemukan sisa-sisa kerangka manusia purba. Tim arkeolog yang kemudian dipanggil ke lokasi mengidentifikasi bahwa kerangka tersebut berada di dalam lubang yang dulunya merupakan tungku pembakaran prasejarah. Tungku ini diperkirakan berusia sekitar 5.000 tahun, berasal dari zaman Neolitikum akhir atau awal Zaman Perunggu.

Misteri di Balik Tungku Pembakaran

Keberadaan kerangka manusia di dalam tungku pembakaran menimbulkan spekulasi di kalangan ilmuwan. Beberapa ahli menduga bahwa mayat tersebut sengaja ditempatkan di sana sebagai bagian dari ritual pengorbanan manusia. Namun, ada pula kemungkinan bahwa kerangka tersebut adalah korban kekerasan atau bahkan kanibalisme. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penyebab kematian dan konteks budaya dari penemuan ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut Dr. Matthias Becker, arkeolog yang memimpin penggalian, "Penemuan ini sangat langka dan memberikan wawasan baru tentang praktik pemakaman atau ritual di masa prasejarah. Kami akan melakukan analisis lebih mendalam, termasuk penanggalan karbon dan studi isotop, untuk mengungkap misteri di balik kerangka ini."

Dampak bagi Penelitian Prasejarah

Temuan ini tidak hanya menyoroti praktik kekerasan dan pengorbanan, tetapi juga memberikan petunjuk tentang kehidupan sosial dan spiritual masyarakat prasejarah di Eropa Tengah. Lubang tungku pembakaran sendiri biasanya digunakan untuk memasak atau membakar tembikar, sehingga penempatan jenazah di dalamnya dianggap tidak lazim.

Para arkeolog berencana untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam jurnal ilmiah terkemuka dalam beberapa bulan mendatang. Masyarakat setempat dan pemerintah Jerman memberikan dukungan penuh terhadap penelitian ini, mengingat nilai sejarahnya yang tinggi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga