KOMPAS.com - Sebuah video yang mengeklaim Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jacklevyn Frits Manuputty, mengumumkan pendaftaran dana bantuan DAP dari Pemerintah Australia beredar di media sosial. Dalam video tersebut, umat Kristen yang ingin mendapatkan bantuan diminta untuk mendaftar melalui dirinya.
Penelusuran Fakta
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut ternyata merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Narasi yang beredar di beberapa akun Facebook, seperti yang terlihat di tautan ini, ini, dan ini, tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kesimpulan
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di jagat maya, terutama yang berkaitan dengan bantuan dana. Selalu lakukan verifikasi terhadap sumber berita sebelum mempercayainya.



