KOMPAS.com - Beredar narasi yang menyebut FIFA melarang bintang muda Spanyol dan FC Barcelona, Lamine Yamal, untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Narasi tersebut mengklaim bahwa larangan itu dipicu oleh aksi Yamal yang mengibarkan bendera Palestina saat Barcelona merayakan gelar juara Liga Spanyol musim 2025-2026.
Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar. Tim menemukan bahwa informasi itu berasal dari unggahan akun Facebook yang tidak kredibel. Akun-akun tersebut menyebarkan klaim tanpa dasar yang kuat.
Klarifikasi FIFA
Hingga saat ini, FIFA tidak mengeluarkan pernyataan resmi mengenai larangan terhadap Lamine Yamal. Sebaliknya, Yamal tetap menjadi salah satu pemain muda yang diproyeksikan memperkuat timnas Spanyol di ajang Piala Dunia mendatang.
Narasi yang mengaitkan larangan dengan aksi solidaritas Palestina juga tidak memiliki bukti. FIFA sendiri memiliki aturan ketat terkait politik dalam sepak bola, namun tidak ada sanksi spesifik yang dijatuhkan kepada Yamal.
Kesimpulan
Klaim bahwa FIFA melarang Lamine Yamal tampil di Piala Dunia 2026 karena mengibarkan bendera Palestina adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.



