Trotoar di Jalan Jampea, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, yang sebelumnya dibongkar oleh orang tak dikenal (OTK) untuk mencuri kabel penerangan jalan umum (PJU), kini telah diperbaiki. Dinas Bina Marga DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi @binamargadki mengumumkan bahwa tim satuan tugas telah melakukan perbaikan pada trotoar tersebut.
Perbaikan Trotoar oleh Bina Marga
Tim Satgas Sudin Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara segera melakukan perbaikan terhadap trotoar paving block yang rusak akibat aksi vandalisme. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan, "Tim Satgas Sudin Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara melakukan perbaikan terhadap trotoar paving block yang mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme tersebut." Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, 11 Juni 2026.
Meski trotoar sempat dibongkar, Dinas Bina Marga memastikan tidak ada aset kebinamargaan yang hilang. Sebagai langkah antisipatif, jalur kabel PJU yang sebelumnya ditanam di bawah trotoar telah dipindahkan menjadi jaringan kabel udara. Hal ini dilakukan untuk mencegah aksi pencurian serupa di masa mendatang.
Kronologi Aksi Vandalisme
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan konblok trotoar di Jalan Jampea dalam kondisi terbongkar. Aksi pencurian kabel PJU ini diduga terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026 pagi. Kasus ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut.
Warga melaporkan kejadian ini kepada pemangku wilayah setempat. Tim Satpol PP Kecamatan Koja segera mendatangi lokasi dan menemukan konblok trotoar dalam keadaan terbongkar. Mereka kemudian berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Koja untuk melakukan perbaikan.
Koordinasi dan Tindak Lanjut
Satpol PP Kecamatan Koja menyatakan, "Guna pemulihan fasilitas publik demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, temuan ini langsung dikoordinasikan dengan Satpel Bina Marga Kecamatan Koja untuk segera ditindaklanjuti." Perbaikan pun dilakukan dengan cepat sehingga trotoar kini kembali berfungsi normal.
Dengan pemindahan kabel ke jaringan udara, diharapkan tidak ada lagi aksi vandalisme serupa. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.



