Listrik Padam Saat Nadiem Bacakan Pleidoi, Ruang Sidang Mendadak Gelap
Listrik Padam Saat Nadiem Bacakan Pleidoi di Sidang Tipikor

Suasana sidang pembacaan pleidoi mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026, mendadak tegang. Listrik di ruang sidang padam saat Nadiem tengah membacakan pembelaannya.

Pemadaman terjadi sekitar pukul 11.13 WIB, membuat pengunjung ruang sidang terkejut. Beberapa suara terdengar bersahut-sahutan mencurigai adanya sabotase. Namun, listrik kembali menyala dalam waktu kurang dari satu menit. Begitu lampu menyala, para pengunjung langsung bertepuk tangan riuh, meskipun kemudian hakim mengingatkan untuk menahan diri.

Nadiem Kenakan Jaket Gojek Generasi Pertama

Dalam sidang kali ini, Nadiem tampil berbeda. Ia tidak mengenakan rompi ungu khas tahanan Kejaksaan Agung, melainkan jaket ojek online generasi pertama yang identik dengan perusahaan rintisannya, Gojek. Ia masuk ruang sidang didampingi istrinya, Franka Franklin. Pendukung yang hadir juga lebih banyak mengenakan kemeja putih dibandingkan jaket ojek online seperti sidang sebelumnya. Nadiem sempat menyapa dan memeluk kedua orang tuanya, Nonok Anwar Makarim dan Atika Algadrie, yang setia mendampingi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pleidoi di Tengah Tuntutan Berat

Nadiem membacakan pleidoi terkait chat dengan mantan konsultan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief (Ibam). Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Nadiem hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 5,6 triliun subsider sembilan tahun kurungan. Ia didakwa terlibat korupsi proyek pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun anggaran 2020–2022 yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 2,1 triliun. Jaksa menilai Nadiem menyalahgunakan wewenang dan melakukan perbuatan melawan hukum secara bersama-sama.

Dalam pleidoinya, Nadiem menyatakan sulit memahami tuntutan uang pengganti yang tidak didasari bukti aliran dana ke kantongnya. Ia juga mempertanyakan apakah negara sekejam itu kepada abdinya. Sidang berlangsung dengan pengamanan ketat dan dihadiri keluarga serta pendukung setianya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga