KPK Periksa 8 Orang Setelah OTT Bupati Lombok Barat
KPK Periksa 8 Orang usai OTT Bupati Lombok Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menaikkan status penanganan perkara yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, ke tahap penyidikan. Hingga Selasa (21/7), penyidik masih memeriksa delapan orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Pemeriksaan Delapan Orang

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa peningkatan status perkara diputuskan setelah KPK menggelar ekspose pada Senin (20/7) malam, usai Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK. "Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (21/7).

Delapan orang yang diperiksa terdiri dari tujuh orang yang dibawa dari NTB, termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini, serta satu pihak swasta yang diamankan di Jakarta. Selain bupati, KPK turut memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat Lalu Ratnawo, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, seorang pihak swasta, serta tiga orang yang merupakan ajudan dan sopir bupati.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Selain tujuh orang tersebut, tim juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7), yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan. Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang," tambah Budi.

Dugaan Korupsi di Pemkab Lombok Barat

Budi menjelaskan perkara tersebut berkaitan dengan dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap proyek, serta dugaan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. "Secara lengkap, bagaimana konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan dalam konferensi pers sore ini," jelas Budi.

OTT di Lombok Barat

Lalu Ahmad Zaini merupakan satu dari 19 orang yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat pada Senin (20/7). Dari jumlah tersebut, tujuh orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dalam operasi itu, KPK juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai yang diduga bernilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen.

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini. Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Senin (20/7).

KPK terus mendalami kasus ini dan akan mengumumkan perkembangan lebih lanjut dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Selasa sore.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga