Kementerian Agama (Kemenag) diklaim telah menegaskan bahwa uang zakat dan infak kini dikelola oleh pemerintah dengan tujuan agar umat terhindar dari neraka. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut dinyatakan tidak benar atau hoaks.
Asal Usul Narasi Hoaks
Narasi yang mengeklaim bahwa Kemenag menyebut uang zakat dan infak dikelola pemerintah agar umat terhindar dari neraka pertama kali beredar melalui unggahan di media sosial Facebook. Beberapa akun Facebook, seperti yang dapat dilihat di tautan ini, ini, dan ini, membagikan foto Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dengan keterangan yang menyesatkan.
Dalam unggahan tersebut, foto Menteri Agama disertai dengan teks yang menyatakan bahwa Kemenag mengelola zakat dan infak untuk menyelamatkan umat dari neraka. Klaim ini langsung menyebar luas dan menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dengan menghubungi pihak Kemenag dan menelusuri sumber resmi. Hasilnya, tidak ada pernyataan resmi dari Kemenag yang menyebutkan bahwa pengelolaan zakat dan infak bertujuan untuk menghindarkan umat dari neraka.
Pihak Kemenag menegaskan bahwa pengelolaan zakat dan infak dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tujuan untuk kesejahteraan umat dan pemberdayaan ekonomi. Tidak ada pernyataan yang mengaitkan pengelolaan tersebut dengan konsep neraka.
Dengan demikian, narasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan selalu melakukan cek fakta sebelum menyebarkan informasi.



