KOMPAS.com - Narasi yang mengeklaim bahwa Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah, akan mengalami erupsi besar beredar luas di media sosial pada Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, erupsi Gunung Lawu disebut terjadi akibat tekanan lempeng dari jalur Bojonegoro yang dipicu gempa di Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).
Penyebaran Informasi Palsu
Unggahan yang berisi informasi bahwa Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur akan mengalami erupsi besar disebarluaskan oleh pengguna Threads dan Facebook pada Rabu (17/6/2026). Narasi ini langsung menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Hasil Verifikasi Tim Cek Fakta
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim bahwa Gunung Lawu akan mengalami erupsi besar dipastikan sebagai hoaks. Tidak ada data ilmiah atau pernyataan resmi dari pihak berwenang yang mendukung klaim tersebut.
- Gunung Lawu saat ini berstatus normal dan tidak menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan.
- Klaim tentang tekanan lempeng dari Bojonegoro yang dipicu gempa Palu tidak memiliki dasar geologis yang kuat.
- Informasi ini tidak pernah dikeluarkan oleh Badan Geologi atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu periksa fakta melalui sumber resmi seperti PVMBG atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dengan demikian, kabar tentang erupsi besar Gunung Lawu pada Juni 2026 adalah hoaks dan tidak perlu ditakuti.



