KOMPAS.com - Sebuah narasi yang mengklaim pemerintah meluncurkan program bantuan bahan bakar minyak (BBM) gratis untuk tahun 2026 mulai beredar di jagat maya. Informasi ini disebarkan melalui berbagai unggahan di media sosial sejak Juni 2026. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa program ini berlaku untuk semua jenis BBM, termasuk BBM non-subsidi, dan diberikan dalam bentuk voucher yang dapat digunakan untuk pengisian hingga 50 liter.
Modus Penipuan Berkedok Program Pemerintah
Narasi ini dipastikan sebagai kabar bohong atau hoaks. Pemerintah tidak pernah mengeluarkan program BBM gratis seperti yang disebutkan. Modus ini merupakan bentuk penipuan yang umum terjadi, di mana pelaku menawarkan bantuan palsu untuk mengelabui korban.
Dalam unggahan tersebut, masyarakat yang tertarik diminta untuk mengeklik tautan yang disediakan untuk melakukan pendaftaran. Tautan tersebut diduga merupakan upaya phishing untuk mencuri data pribadi atau bahkan uang dari korban.
Ciri-ciri Hoaks dan Tips Menghindari Penipuan
- Informasi tidak resmi: Program pemerintah selalu diumumkan melalui kanal resmi seperti situs web kementerian atau siaran pers.
- Permintaan klik tautan: Penipuan sering meminta korban mengklik tautan mencurigakan.
- Janji berlebihan: Bantuan gratis dengan jumlah besar adalah tanda bahaya.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi dengan menghubungi instansi terkait atau melalui situs resmi pemerintah. Jangan mudah percaya dengan tawaran yang menggiurkan di media sosial.



