Bupati Bogor Ajak Warga Perangi Judi Online, Data PPATK Tunjukkan 103 Ribu Pemain
Bupati Bogor Ajak Warga Perangi Judi Online

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi judi online. Ajakan ini disampaikan menyusul data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menempatkan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai daerah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan catatan PPATK, Kabupaten Bogor memiliki 103.092 pemain judi online dengan total nilai deposit mencapai Rp 414,4 miliar. Angka ini menjadikan Bogor sebagai wilayah paling rawan judi online secara nasional.

Gerakan Bersama Lawan Judi Online

Rudy menegaskan bahwa pemberantasan judi online bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. "Yang namanya judi online, peredaran narkoba, itu menjadi perang kita bersama. Kita harus melindungi generasi-generasi penerus kita yang ada di Kabupaten Bogor," ujar Rudy di Cibinong, Jumat (3/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurutnya, judi online kini semakin mudah diakses melalui perangkat digital. Oleh karena itu, diperlukan langkah pencegahan melalui edukasi masif agar masyarakat tidak tergiur dengan iming-iming keuntungan instan. "Pencegahan menjadi langkah yang sangat penting. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa judi online bukan solusi untuk memperoleh penghasilan, melainkan dapat menghancurkan masa depan individu maupun keluarga," jelasnya.

Dasar Hukum dan Penindakan

Komitmen tersebut sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Perda ini menjadi dasar penguatan upaya pencegahan berbagai penyakit masyarakat, termasuk judi online.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengoptimalkan penindakan melalui satuan tugas yang telah dibentuk. Satgas ini menangani berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk penyalahgunaan narkotika dan peredaran obat keras. "Untuk memerangi judi online, narkotika, tramadol, kita sudah punya satgas, tim tersendiri dan sampai sekarang pun masih berjalan. Bahkan tadi pun kita sudah mendapat jadwal, salah satunya rutin menggelar pemeriksaan tes narkoba di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor," kata Rudy.

Kolaborasi Multi-Pihak

Rudy menekankan bahwa pemberantasan judi online membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga keluarga. Hal ini penting agar generasi muda terlindungi dari dampak negatif judi online.

Data PPATK yang mencatat 103.092 pemain dengan deposit Rp 414,4 miliar menjadi alarm bagi semua pihak. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memperkuat langkah pencegahan, edukasi, dan penegakan hukum untuk memberantas judi online di wilayahnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga