Budi Djiwandono Tegaskan Kader Gerindra Kawal Ketahanan Pangan
Budi Djiwandono: Kader Gerindra Kawal Ketahanan Pangan

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono menegaskan bahwa seluruh kader Gerindra terus berupaya mengawal ketahanan pangan nasional. Pihaknya memastikan para kader turun langsung ke petani dan meninjau gudang Bulog di berbagai daerah.

Langkah ini dilakukan setelah capaian swasembada beras pada Desember 2025 lalu, sekaligus sebagai upaya mendukung program pemerintah agar berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikan Budi saat meninjau aset dan fasilitas Bulog di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, bersama jajaran Fraksi Gerindra DPRD Balikpapan dan Kalimantan Timur.

"Kita saling sinergi untuk memastikan bahwa pangan di Kaltim khususnya di Kota Balikpapan itu tersedia dan harganya terjangkau," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pentingnya Peran Bulog

Dalam peninjauan tersebut, kader Partai Gerindra menegaskan pentingnya keberadaan Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dalam memastikan ketersediaan stok beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Meninjau aset-aset Bulog Kota Balikpapan ini dalam rangka melihat ketersediaan dan kondisi riil di lapangan yang ada di bidang-bidang Bulog," ujarnya.

Budi menilai Bulog memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem pangan nasional sehingga perlu mendapat dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan maupun infrastruktur distribusi.

"Mengingat keberadaan Bulog dalam ekosistem pangan di Indonesia itu sangat penting dan strategis," tuturnya.

Kondisi Stok Pangan

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, Budi mengaku bersyukur karena kondisi stok pangan dinilai masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Saya senang pagi hari ini kami bisa melihat langsung bahwa stok sangat mencukupi," katanya.

Meski demikian, dia menegaskan masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki guna memperkuat distribusi pangan agar semakin efektif dan mudah dijangkau masyarakat.

"Kami mencatat masih ada perbaikan-perbaikan yang mungkin harus dikejar juga, apakah itu perbaikan infrastruktur maupun dari sisi kebijakan nanti untuk memudahkan akses distribusi kepada masyarakat," tutup Budi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga