Penemuan kembali parasit lalat New World screwworm (lalat sekrup) di Amerika Serikat (AS) pada Juni lalu memicu kekhawatiran publik. Pasalnya, larva dari lalat ini dikenal sangat mengerikan karena menggerogoti daging dari hewan ternak hidup, seperti sapi, sebagai inangnya.
Ancaman bagi Peternakan, Bukan Keamanan Pangan
Kendati fakta tersebut terdengar menjijikkan bagi para pencinta daging, otoritas kesehatan masyarakat di AS berulang kali menegaskan bahwa parasit ini sama sekali bukan ancaman bagi keamanan pangan nasional. Meski demikian, lalat ini tetap menjadi ancaman nyata bagi sektor peternakan yang menjadi sumber pasokan pangan negara.
Menurut pejabat kesehatan hewan AS, lalat sekrup dewasa bertelur pada luka terbuka hewan ternak. Setelah menetas, larva memakan daging hidup, menyebabkan infeksi parah dan bahkan kematian jika tidak diobati. Kasus terakhir ditemukan di Florida pada tahun 2016, dan kini kembali muncul di negara bagian lain.
Dampak Ekonomi dan Tindakan Pengendalian
Otoritas setempat telah menerapkan karantina dan pengawasan ketat di daerah yang terinfeksi. Peternak diminta melaporkan hewan dengan gejala luka yang tidak biasa. Program sterilisasi lalat jantan juga digalakkan untuk menekan populasi. Kerugian ekonomi akibat serangan lalat sekrup diperkirakan mencapai jutaan dolar per tahun jika tidak dikendalikan.



