Kekeringan di Jonggol Bogor: 3.171 Jiwa Terdampak, Butuh Air Bersih
Kekeringan Jonggol: 3.171 Jiwa Butuh Air Bersih

Kekeringan melanda enam rukun tetangga (RT) di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fenomena ini dipicu oleh menurunnya intensitas hujan yang menyebabkan sumber mata air warga mengering. Akibatnya, ribuan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap hari.

Penyebab Kekeringan di Jonggol

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa kekeringan terjadi karena intensitas hujan yang menurun drastis di wilayah tersebut. "Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang, dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya," ujarnya pada Selasa, 21 Juli 2026.

Wilayah Terdampak dan Jumlah Korban

Enam RT yang terdampak tersebar di dua kampung, yaitu Haur Kuning dan Babakan Kujang. Total warga yang terkena dampak mencapai 937 kepala keluarga (KK) atau 3.171 jiwa. Berikut rincian data warga terdampak:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Kampung Haur Kuning RT 03/04: 521 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 04/04: 589 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 01/04: 582 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 02/04: 426 jiwa
  • Kampung Babakan Kujang RT 01/10: 788 jiwa
  • Kampung Babakan Kujang RT 02/10: 265 jiwa

Penanganan oleh BPBD

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan air bersih sebanyak 10 ribu liter kepada warga yang terdampak. Adam menegaskan bahwa situasi terkini sudah terkendali. "Situasi akhir untuk saat ini air bersih sudah didistribusikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga