Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, melakukan peninjauan langsung ke gudang Perum Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, pada Senin, 4 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa ketersediaan stok beras nasional benar-benar mencukupi, bukan hanya sekadar klaim semata.
Pengecekan Stok dan Kualitas Beras
Dalam kunjungan tersebut, Habiburokhman didampingi oleh Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, beserta jajaran direksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap sektor strategis, khususnya ketahanan pangan nasional.
Sebelum meninjau gudang, Ahmad Rizal melaporkan bahwa total stok beras yang ada di gudang-gudang Bulog mencapai lebih dari 5 juta ton. Habiburokhman kemudian melakukan pengecekan secara langsung terhadap stok, kualitas beras, hingga proses pengemasan beras ke dalam karung.
Komitmen Swasembada Beras
Habiburokhman menekankan pentingnya swasembada beras yang nyata dan terukur. "Ini penting untuk memastikan bahwa stok beras kita benar-benar aman dan mencukupi. Swasembada beras harus nyata, bukan sekadar klaim," ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia juga menyoroti peran strategis Perum Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah masyarakat. Terlebih, dalam waktu dekat umat Muslim di Indonesia akan merayakan Idul Adha, sehingga ketersediaan pangan menjadi prioritas.
Transparansi dan Pengawasan
Selain itu, Habiburokhman menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan cadangan beras pemerintah agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Komisi III DPR RI, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan seluruh kebijakan pemerintah di sektor pangan berjalan optimal dan tepat sasaran.
"Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah konkret DPR RI dalam memastikan negara hadir menjaga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan beras nasional," imbuhnya.



