Gempa dangkal kembali mengguncang wilayah Venezuela, tepatnya di Kepulauan South Sandwich, pada Sabtu (11/7) sore. Gempa bumi ini tercatat memiliki kekuatan M6,4 dengan pusat gempa berada di kedalaman hanya 10 kilometer.
Informasi Awal Gempa M6,4
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan melalui akun X resmi mereka, "Gempa bumi yang cukup signifikan, informasi awal: M 6,4 - wilayah Kepulauan Sandwich Selatan." Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam analisis lanjutan menyebutkan gempa ini berkekuatan M6,2 dengan pusat gempa pada kedalaman yang sama, yaitu 10 kilometer.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 55,82 derajat Lintang Selatan dan 29,02 derajat Bujur Barat, tepatnya di laut wilayah 1934 kilometer timur Stanley, Falkland Island.
Penyebab Gempa: Subduksi Lempeng
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangannya pada Sabtu (11/7) menjelaskan, "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi antara lempeng Amerika Selatan terhadap lempeng Sandwich."
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun atau oblique normal.
Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Lebih lanjut, Wijayanto mengatakan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Hal ini karena lokasi episenter yang jauh dari perairan Indonesia dan karakteristik gempa yang tidak memicu gelombang tsunami besar.
Sebelumnya, gempa bumi dahsyat juga telah melanda Venezuela dan menyebabkan korban jiwa yang cukup banyak. Namun, gempa kali ini tidak menimbulkan dampak signifikan di daratan utama Venezuela maupun wilayah sekitarnya.



