Gempa M 6,2 Guncang Maluku Utara, Skala III-IV di Halmahera Utara
Gempa M 6,2 Guncang Maluku Utara, Skala III-IV

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (3/7) pukul 09:31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di 58 km barat daya Pulau Doi, Maluku Utara, dengan kedalaman 100 km.

Guncangan Terasa di Halmahera Utara dan Sekitarnya

Guncangan keras dengan skala intensitas III-IV MMI dilaporkan dirasakan di Halmahera Utara. Menurut BMKG, skala tersebut berarti pada siang hari dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, serta dinding berbunyi. Selain itu, guncangan skala III MMI terasa di Ternate, Tidore, Sanana, dan Morotai, sementara skala II-III MMI dilaporkan di Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Bone Bolango.

BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga