Proses eksekusi Hotel Sultan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) masih berlangsung hingga siang hari ini. Menariknya, sajian sarapan atau breakfast di restoran hotel masih tersaji dengan rapi saat panitera melakukan eksekusi.
Sarapan Masih Tersaji Lengkap
Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi pada Kamis (18/6/2026), makanan pagi masih tersedia dan tertata rapi hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Berbagai sajian tradisional seperti soto dan kue jajanan pasar masih terlihat utuh. Tak hanya itu, makanan ala Barat seperti salad, roti, sosis, dan sereal juga masih tersusun rapi, bahkan sebagian besar masih belum tersentuh.
Selain itu, terdapat dispenser jus yang berisi jus jeruk dan semangka, masing-masing masih tersisa setengah. Petugas dari Gelora Bung Karno (GBK) kemudian tampak melakukan pendataan di area tersebut.
Proses Eksekusi Dimulai
PN Jakpus melaksanakan eksekusi lahan eks Hotel Sultan setelah putusan sengketa berkekuatan hukum tetap. Petugas dari panitera PN Jakpus bersama pihak pengelola GBK mulai memasuki hotel sebagai bagian dari proses eksekusi.
Pantauan detikcom menunjukkan petugas mulai masuk sekitar pukul 10.10 WIB, didampingi oleh aparat kepolisian. Sejumlah polisi terlihat membawa tameng dan perlengkapan lengkap saat memasuki Hotel Sultan. Penjagaan ketat dilakukan di sekitar lobi hotel.
Sementara itu, meja resepsionis hotel sudah tampak kosong. Petugas dari GBK berkerumun di sekitarnya, dan beberapa petugas lainnya tampak mengunci sejumlah pintu kaca hotel.
Evakuasi Tamu Hotel
Saat petugas masuk, terlihat beberapa tamu yang masih berada di hotel, termasuk orang dewasa dan anak-anak yang baru turun dari lantai atas. Sejumlah polisi wanita (polwan) ikut mendampingi para penghuni untuk keluar dari hotel. Mereka keluar perlahan sambil membawa koper masing-masing.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengawal jalannya eksekusi dengan mengedepankan dialog persuasif. Selain itu, sebanyak 69 orang diamankan saat eksekusi, yang menurut polisi bukanlah karyawan hotel.



