BPBD Bantul Salurkan 110.000 Liter Air Bersih Atasi Kekeringan
BPBD Bantul Salurkan 110.000 Liter Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menyalurkan sebanyak 110.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Bantuan ini disalurkan dalam periode 20 Juni hingga 6 Juli 2026 untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.

Distribusi Air Bersih Berdasarkan Status Siaga Darurat

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menjelaskan bahwa distribusi air bersih dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Bantul menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan sejak 20 Juni 2026. Status ini menjadi dasar penanganan dampak musim kemarau, terutama di wilayah yang mulai mengalami penurunan debit air sumur.

Wilayah Terdampak dan Upaya Penanganan

Bantuan air bersih disalurkan ke berbagai desa di Bantul yang menjadi langganan kekeringan setiap tahun. BPBD Bantul terus memonitor kondisi sumur warga dan mendistribusikan air secara bergilir sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Antoni Hutagaol menambahkan, "Kami akan terus mendistribusikan air bersih selama status Siaga Darurat masih berlaku, dan akan menambah frekuensi pengiriman jika diperlukan."

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga