KOMPAS.com - Untuk berkuliah di Jurusan Kedokteran, tidak dapat dipungkiri bahwa dibutuhkan biaya yang tinggi, bahkan di perguruan tinggi negeri (PTN) sekalipun. Apalagi jika Anda mendaftar Jurusan Kedokteran PTN melalui jalur mandiri 2026. Umumnya, biaya kuliah Kedokteran lebih tinggi dibandingkan dengan jurusan lainnya, baik dari segi UKT (Uang Kuliah Tunggal) per semester maupun Iuran Pembangunan Institusi (IPI) atau uang pangkal yang dibayarkan satu kali di awal perkuliahan.
Biaya Kuliah Kedokteran di Kota Besar
Dalam menjalani kehidupan perkuliahan, kota-kota besar sering menjadi incaran pelajar yang ingin kuliah dengan akses ilmu dan kenyamanan yang mudah. Namun, mungkin saja uang pangkal kuliah di kota besar juga lebih tinggi. Untuk membuktikan benar atau tidaknya, Kompas.com merangkum biaya uang pangkal kampus-kampus PTN di Jakarta dan Jawa Timur (Jatim) yang menyediakan Program Studi Kedokteran.
Rincian Biaya di Jakarta
Beberapa PTN di Jakarta yang memiliki Fakultas Kedokteran menetapkan biaya IPI yang bervariasi. Misalnya, Universitas Indonesia (UI) menetapkan IPI untuk jalur mandiri mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta tergantung pada kelompok uang pangkal. Sementara itu, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga membuka program Kedokteran dengan IPI sekitar Rp75 juta hingga Rp100 juta.
Rincian Biaya di Jawa Timur
Di Jawa Timur, Universitas Airlangga (Unair) menjadi salah satu PTN favorit untuk jurusan Kedokteran. Biaya IPI untuk jalur mandiri di Unair berkisar antara Rp100 juta hingga Rp200 juta. Selain itu, Universitas Brawijaya (UB) di Malang juga menawarkan program Kedokteran dengan IPI mulai dari Rp80 juta hingga Rp150 juta.
Perlu dicatat bahwa besaran IPI ini dapat berbeda setiap tahunnya dan tergantung pada kebijakan masing-masing universitas. Calon mahasiswa disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui situs resmi PTN yang dituju.



